Pemkab Pelalawan Sidak Distributor dan Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan 1447 H

Pemkab Pelalawan melakukan inspeksi mendadak ke distributor dan Pasar Baru Pangkalan Kerinci untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan 14 komoditas pangan strategis menjelang Ramadan 1447 H. Hasilnya, stok terpantau aman dan harga relatif stabil.

Pemkab Pelalawan Sidak Distributor dan Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan 1447 H
Tangkapan video inspeksi mendadak Pemkab Pelalawan di Pasar Baru Pangkalan Kerinci untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan 14 komoditas pangan strategis menjelang Ramadan 1447 H. (Sumber: Media Center Pelalawan)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemkab Pelalawan sidak distributor dan pasar jelang Ramadan 1447 H.

  • Harga dan stok 14 komoditas strategis terpantau stabil dan aman.

  • Pedagang diingatkan tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

RIAUCERDAS.COM, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pasar tradisional di Kota Pangkalan Kerinci, Jumat (13/2/2026).

Langkah itu dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

Kegiatan tersebut dipimpin Asisten II Setda Pelalawan Fakhrizal, didampingi Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Alfi, Kabid Ketahanan Pangan Hery Pitra, Kabag Perekonomian Juhermansyah, Irban Wilayah II Inspektorat Haryani Nur, serta staf Disbunak.

Tim mengawali pemantauan di gudang beras Pasar Baru. Di lokasi itu, rombongan memastikan stok dan harga beras serta minyak goreng masih stabil menjelang Ramadan.

Dari hasil pantauan, harga beras berada di kisaran Rp169.000 per karung, telur Rp55.000 per papan, bawang merah dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.

Sementara harga cabai bervariasi antara Rp48.000 hingga Rp70.000 per kilogram, dan ayam berkisar Rp32.000 per kilogram.

Sidak kemudian dilanjutkan ke Pasar Baru untuk memantau langsung komoditas cabai, bawang, dan ayam.

Secara umum, harga masih stabil dan stok dinilai aman hingga Ramadan, tanpa kendala distribusi yang berarti.

Fakhrizal mengungkapkan, fokus utama sidak kali ini adalah memastikan distribusi 14 komoditas pangan strategis berjalan lancar.

Meski stok dalam kondisi aman, ia mengingatkan para pedagang agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami sudah memberikan peringatan kepada pedagang agar tidak menjual barang di atas harga pasar. Kami juga melakukan sosialisasi agar pedagang memahami bahwa ini adalah barang subsidi yang manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa adanya penyalahgunaan harga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala hingga Hari Raya Idulfitri mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mencegah penimbunan atau spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen.

Secara keseluruhan, ketersediaan stok beras, minyak goreng, dan bahan pangan pokok lainnya di Pangkalan Kerinci terpantau dalam kondisi aman dan terkendali.

“Kami mengimbau para pelaku usaha untuk tetap mengikuti aturan harga acuan yang berlaku,” tutup Fakhrizal. (*)