Banjir Luapan Sungai Kuantan Rendam 526 Rumah di Kuansing, BPBD Minta Warga Tetap Waspada
Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi sempat terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan. Meski air kini mulai surut, BPBD Kuansing mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan Kuansing terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan.
- Kecamatan Inuman menjadi wilayah dengan dampak banjir terbesar mencapai 263 rumah terendam.
- Selain rumah warga, banjir juga merendam sekolah, musala, puskesmas, dan kantor desa.
RIAUCERDAS.COM, KUANSING - Banjir akibat meluapnya Sungai Kuantan sempat merendam ratusan rumah dan sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing mencatat total 526 rumah terdampak di empat kecamatan selama dua hari terakhir.
Kepala BPBD Kuansing, H Yulizar, mengatakan banjir terjadi pada Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026).
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, dan Inuman.
“Sempat ada ratusan rumah dan fasilitas umum di empat Kecamatan di Kuansing terdampak banjir. Kami mencatat 526 rumah, empat musala, empat unit sekolah, satu puskesmas dan satu kantor desa di Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman terdampak banjir,” kata Yulizar.
Kecamatan Pangean menjadi wilayah yang pertama kali terdampak luapan Sungai Kuantan.
Di Desa Pangit, banjir merendam 15 rumah warga, satu sekolah, dan satu musala.
Kemudian di Desa Pulau Deras tercatat 50 rumah dan satu puskesmas terdampak.
Selain itu, banjir juga menggenangi 25 rumah di Desa Pembatang dan 70 rumah di Desa Padang Kunyit.
Total di Kecamatan Pangean mencapai 160 rumah, satu musala, satu sekolah, dan satu puskesmas.
Di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, banjir merendam 15 rumah dan satu musala di Desa Pelukahan.
Sementara di Desa Pulau Baru terdapat 10 rumah terdampak, Desa Lombok 15 rumah, serta Desa Pulau Beralo 15 rumah.
“Kemudian di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Desa Pelukahan sebanyak 15 rumah dan satu musala. Desa Pulau Baru 10 rumah, Desa Lombok 15 rumah dan Desa Pulau Beralo 15 rumah. Total yang terdampak 55 rumah dan satu musala,” kata dia.
Sementara itu, di Kecamatan Kuantan Hilir, tiga rumah dan satu kantor desa di Desa Pulau Kijang terdampak banjir.
Sedangkan di Desa Kampung Tengah, sebanyak 45 rumah turut terendam.
BPBD juga mencatat Kecamatan Inuman menjadi wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak.
Di Desa Pulau Busuk, banjir merendam 73 rumah dan satu musala.
Desa Pulau Sipan mengalami dampak pada 70 rumah, satu musala, dan satu sekolah.
Kemudian di Desa Seberang Pulau Busuk terdapat 110 rumah dan dua sekolah terdampak banjir.
Sedangkan di Desa Pulau Busuk Jaya, sebanyak 10 rumah ikut terendam.
"Total di Kecamatan Inuman yang terdampak sebanyak 263 rumah warga, tiga unit sekolah dan dua unit musala," tambahnya.
Meski kondisi air kini telah surut dan tidak lagi menggenangi permukiman warga, BPBD Kuansing tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Menurut Yulizar, relawan kebencanaan di tingkat kecamatan masih terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. (*)