Menag Uji Hafalan Al-Qur'an Siswa MTsN 1 Kota Bogor

Menteri Agama Nasaruddin Umar menguji langsung kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an siswa MTsN 1 Kota Bogor saat meninjau hasil revitalisasi madrasah tersebut. Dalam kunjungannya, Menag juga memotivasi siswa agar terus berprestasi dan menjaga semangat belajar.

Menag Uji Hafalan Al-Qur'an Siswa MTsN 1 Kota Bogor
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menguji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an para siswa MTsN 1 Kota Bogor. (Sumber: Kemenag)

RINGKASAN BERITA:

  • Menag Nasaruddin Umar menguji langsung hafalan dan bacaan Al-Qur'an siswa MTsN 1 Kota Bogor.
  • Siswa mampu melanjutkan bacaan Surah Al-Mulk yang dibacakan Menag dan mendapat apresiasi.
  • Menag mendorong pengembangan taman dan konsep ekoteologi di lingkungan madrasah yang telah direvitalisasi.

RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menguji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an para siswa MTsN 1 Kota Bogor saat melakukan kunjungan ke madrasah tersebut.

Kegiatan berlangsung di sela peninjauan hasil revitalisasi sekolah yang kini memiliki fasilitas dan lingkungan belajar yang lebih baik.

Saat memasuki salah satu ruang kelas, Nasaruddin Umar langsung berinteraksi dengan para siswa. Ia meminta sejumlah peserta didik menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an di hadapannya.

"Coba saya mau dengar bacaan Al-Qur'annya. Siapa yang siap?" tanya Menag.

Seorang siswi kemudian maju dan membacakan ayat-ayat Al-Qur'an.

Nasaruddin menyimak dengan seksama sembari memberikan koreksi pada beberapa bagian bacaan.

Setelah itu, Menag melanjutkan dialog dengan menanyakan jumlah hafalan Al-Qur'an yang dimiliki para siswa.

"Siapa yang hafal lebih dari satu juz?" ujarnya.

Beberapa siswa mengangkat tangan.

Salah seorang di antaranya mengaku telah menghafal dua setengah juz Al-Qur'an.

Menag kemudian menguji hafalan mereka dengan membacakan beberapa ayat dari Surah Al-Mulk sebelum meminta siswa melanjutkan ayat berikutnya.

"Coba lanjutkan," katanya.

Para siswa mampu meneruskan bacaan tersebut dengan lancar. Melihat kemampuan itu, Nasaruddin memberikan apresiasi sekaligus motivasi agar mereka terus menambah hafalan Al-Qur'an.

"Teruskan hafalannya. Kalau hafal Al-Qur'an nanti mudah diterima di mana saja," ujarnya.

Kunjungan tersebut dilakukan bersamaan dengan peninjauan hasil revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor yang telah menghadirkan fasilitas belajar lebih representatif dan lingkungan sekolah yang lebih tertata.

Meski demikian, perhatian Menag tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik sekolah.

Ia juga mendorong pengembangan ruang terbuka hijau di lingkungan madrasah sebagai bagian dari pendidikan berbasis nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Setelah renovasi selesai, diperindah lagi dengan taman-taman. Ekoteologinya tampilkan di sini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga mengingatkan para siswa agar mensyukuri kesempatan belajar di MTsN 1 Kota Bogor yang memiliki tingkat persaingan masuk cukup tinggi.

Menurutnya, hanya sekitar 320 siswa yang diterima dari lebih dari 600 pendaftar yang mengikuti proses seleksi.

"Berarti kalian ini orang-orang terpilih," kata Menag kepada para siswa.

Ia kemudian mengajak peserta didik untuk terus mempertahankan prestasi dan mengembangkan potensi diri.

"Kalian orang hebat, kan?" tanyanya.

"Hebat..." jawab para siswa serempak.

"Jadi jangan berhenti jadi orang hebat," lanjut Nasaruddin.

Melalui kunjungan tersebut, Menag berharap para siswa tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an serta membangun karakter yang baik sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)