Diskominfotik Bengkalis Edukasi Siswa SD tentang Literasi Digital dan Anti Bullying
Program Diskominfotik Sambangi Sekolah di SD Negeri 1 Bengkalis mengajak siswa bijak menggunakan teknologi sekaligus memperkuat kampanye anti bullying.
RINGKASAN BERITA:
- Siswa SD di Bengkalis mendapat edukasi literasi digital dan internet sehat.
- Program DSS juga mengkampanyekan pencegahan bullying di sekolah.
- Seluruh siswa mengikuti ikrar anti bullying bersama guru dan narasumber.
RIAUCERDAS.COM, BENGKALIS - Upaya membangun generasi cerdas digital terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui edukasi langsung ke lingkungan sekolah dasar.
Kali ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis menggelar program Diskominfotik Sambangi Sekolah (DSS) di SD Negeri 1 Bengkalis, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan fokus pada peningkatan literasi digital sejak usia dini sekaligus edukasi pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno, mengatakan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman etika dan pembentukan karakter anak.
“Melalui program DSS ini, kami ingin mengajak para siswa menjadi generasi cerdas digital, yakni generasi yang mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab dan saling menghargai, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial,” kata Adi.
Menurutnya, penggunaan telepon genggam dan internet yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak membutuhkan pendampingan agar teknologi dimanfaatkan secara positif.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan materi mengenai penggunaan perangkat digital, internet sehat, etika bermedia sosial, hingga dampak bullying terhadap kondisi psikologis anak.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bengkalis, Riska Saputra, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program edukasi tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk membantu siswa memahami penggunaan teknologi secara sehat dan aman sejak dini.
Selain penyampaian materi, seluruh siswa juga mengikuti ikrar anti bullying yang dilakukan bersama-sama di hadapan guru dan narasumber.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta.
Melalui program DSS, Diskominfotik Bengkalis berharap pelajar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar dan pengembangan kreativitas, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. (*)