Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka, Alumni Madrasah Lebih Mudah Daftar S1 hingga S3
Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi dibuka hingga 31 Mei 2026 dengan skema yang lebih fleksibel bagi alumni pendidikan keagamaan dan madrasah. Beasiswa kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP ini tersedia untuk jenjang sarjana hingga doktor di dalam maupun luar negeri.
RINGKASAN BERITA:
- BIB 2026 membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2026 untuk studi dalam dan luar negeri.
- Alumni madrasah kini mendapat syarat lebih fleksibel untuk daftar beasiswa.
- Program mencakup beasiswa S1 hingga S3 dengan pilihan jurusan umum dan keagamaan.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama membuka akses lebih luas bagi alumni madrasah dan pendidikan keagamaan melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 dengan melonggarkan syarat pendaftaran pada sejumlah kategori.
Program hasil kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu resmi dibuka hingga 31 Mei 2026 untuk jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3), baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama, Ruchman Basori, mengatakan perubahan utama tahun ini terletak pada fleksibilitas syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kementerian Agama.
“Tahun ini ada pelonggaran syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan, keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear langsung dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan meloncat satu tingkat di bawahnya ke belakang,” ujar Ruchman di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, pelamar program magister kini tetap bisa mendaftar meski lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU), asalkan memiliki latar belakang pendidikan Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat, baik negeri maupun swasta binaan Kementerian Agama.
Kebijakan ini disebut sebagai upaya memperluas kesempatan bagi alumni madrasah yang melanjutkan pendidikan di kampus umum.
“Begitu juga untuk pelamar program sarjana (S1), tidak harus berasal dari MA, selama dia lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini untuk memastikan lebih banyak alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” jelasnya.
Pada tahun ini, BIB menyediakan empat jenis program beasiswa gelar.
Keempatnya meliputi beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi.
Pelamar juga diberi keleluasaan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi binaan kementerian terkait.
Meski persyaratan lebih fleksibel, Ruchman mengingatkan bahwa calon peserta tetap harus memenuhi standar akademik seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Menurutnya, kesiapan mental dan daya juang juga menjadi faktor penting dalam menempuh studi lanjut.
“Studi lanjut itu penuh tantangan, jadi selain memenuhi syarat administratif, yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan daya juang. Tidak boleh mudah menyerah,” tegasnya.
Informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, dan daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa Kementerian Agama dan LPDP.
Melalui skema yang lebih inklusif ini, Program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 diharapkan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda dari lingkungan pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id dan melakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/ yang dapat diakses. (*)
Berikut Jadwal Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 Kemenag :
Pendaftaran Beasiswa : 1 April - 31 Mei 2026
Seleksi Administrasi : 1 - 15 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi : 16 Juni 2026
Masa Sanggah : 17 -18 Juni 2026
Pengumuman Hasil Masa Sanggah : 22 Juni 2026
Seleksi Skolastik : 25 - 29 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Skolastik : 1 Juli 2026
Seleksi Wawancara : 3 - 30 Juli 2026
Pengumuman Kelulusan : 27 Juli 2026
Orientasi Calon Penerima Beasiswa : Agustus 2026. (*)


