Pemprov Riau Sebut Pers Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Publik di Era Hoaks

Pemprov Riau menegaskan keterbukaan informasi publik dan kemitraan dengan pers menjadi faktor penting menjaga demokrasi serta kepercayaan masyarakat di tengah arus informasi digital.

Pemprov Riau Sebut Pers Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Publik di Era Hoaks
Suasana peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Gedung PWI, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (7/5/2026). (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemprov Riau menilai pers berperan penting menjaga kepercayaan publik di era hoaks.
  • Keterbukaan informasi disebut menjadi bagian utama tata kelola pemerintahan transparan.
  • Pemerintah mendorong kolaborasi media dan birokrasi untuk memperkuat demokrasi daerah.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menilai peran pers semakin penting dalam menjaga kepercayaan publik dan menciptakan ruang informasi yang sehat di tengah derasnya arus informasi digital dan ancaman hoaks.

Komitmen tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriadi, saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 tingkat Provinsi Riau di Gedung PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (7/5/2026).

Menurut Supriadi, keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan dipercaya masyarakat.

Ia mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan ruang informasi yang sehat dan terpercaya sebagai bentuk pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

"Pers memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat, memperkuat partisipasi publik, hingga menjaga suasana kondusif. Di tengah arus informasi yang serba cepat dan rentan hoaks, kehadiran informasi akurat dari pers sangat dibutuhkan untuk menyejukkan suasana," kata Supriadi.

Dia menjelaskan, sinergi antara pemerintah dan media dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam RPJMD Provinsi Riau 2025–2029 yang menargetkan tata kelola pemerintahan berintegritas, adaptif, dan partisipatif.

Melalui penguatan kolaborasi dengan media, Pemprov Riau berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih transparan dan mendapat dukungan masyarakat luas.

Pemerintah provinsi juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi insan pers yang selama ini dinilai membantu mengawal program pembangunan sekaligus menjadi sarana evaluasi pelayanan publik.

Menurutnya, pemberitaan media berperan sebagai kontrol sosial yang konstruktif bagi pemerintah dalam mempercepat kemajuan daerah.

"Kami percaya, hubungan yang baik antara pemerintah dan pers akan memperkuat kualitas demokrasi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap setiap tahapan pembangunan yang tengah kita laksanakan," ujarnya.

Menghadapi tantangan era digital, Pemprov Riau menegaskan komitmennya menjaga kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab.

Pers diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Pada kesempatan itu, Supriadi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. (*)