Masuk 30 Besar Nasional, Siak Kebut Realisasi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak kian serius setelah salah satu lokasi masuk 30 besar nasional, mendorong percepatan dukungan lintas pihak untuk realisasi pendidikan gratis dan berkualitas.

Masuk 30 Besar Nasional, Siak Kebut Realisasi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Bupati Siak Afni foto bersama saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Calon Lokasi SNT 2026 di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Rabu (6/5/2026). (Sumber: siakkab.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Lokasi SNT di Kampung Rempak Siak masuk 30 besar dari sekitar 500 usulan nasional.
  • Program SNT mengintegrasikan SD hingga SMA/SMK dalam satu kawasan tanpa asrama.
  • Pemkab Siak usulkan pembangunan di 3 kecamatan dan konsolidasi sekolah di 11 kecamatan.

RIAUCERDAS.COM, SIAK - Peluang Kabupaten Siak menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2026 kian terbuka setelah salah satu titik usulan masuk dalam 30 besar dari ratusan proposal nasional.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah mempercepat dukungan lintas sektor agar proyek strategis pendidikan tersebut dapat terealisasi.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Siak Afni saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Calon Lokasi SNT 2026 di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Rabu (6/5/2026).

Menurut Afni, program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia ini sejalan dengan arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Siak.

“Dengan adanya Program Pembangunan SNT nantinya di Kabupaten Siak, ternyata sinkron dengan Visi Dan Misi kami, kami menginginkan adanya Sekolah Unggulan di setiap kecamatan, yang didukung dengan fasilitas yang lengkap,” tutur bupati.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak sejak tahap awal, mulai dari verifikasi dan validasi hingga proses pembangunan.

“Jadi mari sama-sama kita dukung program Bapak Presiden ini. Dengan adanya SNT ini, jelas akan membantu masyarakat yang kurang mampu, karena sekolah ini gratis,” terangnya.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Nilam Suri, menjelaskan bahwa SNT merupakan konsep pendidikan terpadu yang mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dalam satu kawasan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memudahkan siswa mengembangkan potensi diri.

“Tujuan dibangunnya SNT ini sama yakni untuk mendorong kualitas pembelajaran, dan memberikan layanan pendidikan yang lengkap, serta memberikan kemudahan kepada para siswa untuk mengeksplor dirinya,” jelas Nilam Sari.

Ia menambahkan, fasilitas SNT dilengkapi sarana olahraga layaknya Sekolah Rakyat, namun tanpa asrama.

Nilam juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Siak dalam merespons program tersebut.

“Alhamdulillah saya senang karena Kabupaten Siak ini merupakan Kabupaten yang sangat cepat merespon dalam menyambut adanya Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Provinsi Riau,” kata dia.

Lebih lanjut, Nilam mengungkapkan bahwa tim verifikasi dan validasi (verval) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meninjau lokasi di depan Makodim 0322/Siak, Kelurahan Kampung Rempak, dan menyatakan lokasi tersebut layak untuk tahap berikutnya.

“Setelah Tim Verval melihat langsung lokasi rencana pembangunan SNT, dan dinyatakan layak. Selanjutnya tim Verval akan memverifikasi persyaratan teknis maupun kelengkapan dokumen lainnya. Oleh karena itu, kami meminta dukungan agar verifikasi dan validasi berjalan dengan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, menyebutkan bahwa pemerintah daerah mengusulkan pembangunan SNT di tiga kecamatan melalui skema pembangunan baru, serta 11 kecamatan melalui konsolidasi sekolah.

Tiga lokasi pembangunan baru tersebut berada di Kelurahan Kampung Rempak (Kecamatan Siak), Kampung Koto Ringin (Kecamatan Mempura), dan Kampung Tasik Seminai (Kecamatan Koto Gasib).

Dari ketiga usulan itu, lokasi di Kampung Rempak menjadi yang paling kompetitif karena telah masuk dalam 30 besar nasional dari sekitar 500 usulan.

"Apabila dinilai layak lokasi Pembangunan SNT di Kampung Rempak Kecamatan Siak tersebut, dan telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maka akan dilanjutkan dengan pembangunan Unit Sekolah Baru, SPMB, rekrutmen GTK serta hal-hal teknis lainnya. Semoga ini semua dapat berjalan lancar,” ujarnya. (*)