Wabup Rohul Dorong Mahasiswa Teknik Sipil Hadirkan Inovasi Konstruksi Berbasis Budaya Lokal
Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti mengajak mahasiswa teknik sipil menghadirkan inovasi desain konstruksi yang tidak hanya kokoh, tetapi juga mengangkat identitas budaya dan kearifan lokal Melayu dalam pembangunan daerah.
RINGKASAN BERITA:
- Wabup Rokan Hulu meminta mahasiswa teknik sipil menghadirkan desain infrastruktur yang mengangkat identitas budaya Melayu.
- Arsitektur Ratib Toga disebut sebagai contoh warisan lokal yang dapat menjadi inspirasi dalam perancangan bangunan.
- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa untuk mendukung pembangunan daerah melalui gagasan dan kritik yang konstruktif.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendorong mahasiswa teknik sipil untuk mengambil peran dalam menghadirkan desain infrastruktur yang mencerminkan identitas budaya daerah.
Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti saat membuka Temu Wicara Regional (TW-REG) VIII Wilayah II yang mempertemukan mahasiswa teknik sipil dari Riau dan Kepulauan Riau di Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Kamis (30/7/2026).
Dalam sambutannya, Syafaruddin Poti menegaskan bahwa pemerintah daerah menantikan lahirnya gagasan dan inovasi konkret dari kalangan mahasiswa teknik sipil yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
"Yang paling penting kami tunggu adalah inovasi nyata dari mahasiswa Teknik Sipil," terang Syafaruddin Poti.
Menurutnya, kemampuan merancang bangunan yang kuat saja belum cukup.
Mahasiswa juga diharapkan mampu memasukkan identitas budaya, simbol adat, serta nilai-nilai kearifan lokal Melayu ke dalam setiap rancangan infrastruktur.
Syafaruddin Poti mencontohkan arsitektur Ratib Toga yang memiliki nilai sejarah dan cerita di Kabupaten Rohul sebagai salah satu inspirasi yang dapat diangkat dalam desain bangunan.
"Itu yang perlu dirancang. Jadi bukan sekedar bangunan saja namun ada unsur-unsur budayanya," kata dia.
Temu Wicara Regional VIII Wilayah II tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Pasir Pengaraian yang dipercaya menjadi tuan rumah. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 15 perguruan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Pada kesempatan itu, Syafaruddin Poti juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pasir Pengaraian atas kepercayaan menjadi penyelenggara ajang regional tersebut.
Ia menilai mahasiswa merupakan aset bangsa sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
"Pemerintahan daerah sangat terbuka untuk berkolaborasi, menerima masukan, bahkan kritikan yang konstruktif dan memberikan solusi demi kemajuan daerah," ujarnya.
Menutup arahannya, Syafaruddin Poti berharap TW-REG VIII tidak hanya menghasilkan program kerja organisasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarmahasiswa, memperluas jaringan, serta mendorong lahirnya kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di daerah.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Rektor Universitas Pasir Pengaraian Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd.
Hadir pula Staf Ahli Bidang Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Margono, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Alreza Ahyu, SE, M.Si, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul, dan perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Kemudian, Direktur Bank BPR Rokan Hulu Anggi Firmansyah, ST., MM, serta jajaran sivitas akademika Universitas Pasir Pengaraian. (adv)