Wali Kota Pekanbaru Ancam Ganti Pejabat yang Berkinerja Buruk, Evaluasi Digelar Tiap 6 Bulan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru yang tidak menunjukkan perbaikan kinerja dalam enam bulan akan dievaluasi dan berpotensi diganti. Kebijakan ini diterapkan melalui sistem manajemen talenta yang mengedepankan hasil kerja nyata.
RINGKASAN BERITA:
- Wali Kota Pekanbaru menerapkan evaluasi kinerja pejabat setiap enam bulan melalui sistem manajemen talenta.
- Pejabat yang tidak menunjukkan perbaikan kinerja berpotensi diganti lebih cepat.
- Sebanyak 39 pejabat pengawas, mulai dari kepala seksi hingga lurah, baru dilantik dalam penyegaran birokrasi Pemko Pekanbaru.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU -Â Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang tidak mampu menunjukkan peningkatan kinerja dalam waktu enam bulan akan dievaluasi dan berpotensi diganti.
Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan pemerintah kota.
Menurut Agung, mekanisme evaluasi pejabat kini tidak lagi dilakukan setiap dua tahun, melainkan setiap enam bulan sehingga penilaian terhadap kinerja aparatur dapat dilakukan lebih cepat.
"Kita sudah menggunakan manajeman talenta, sehingga jabatan itu bukan lagi diganti per dua tahun, tapi jangan bisa dievaluasi per enam bulan," kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Minggu (26/7/2026).
Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan seorang pejabat ditentukan oleh hasil kerja yang dirasakan masyarakat, bukan upaya mencari perhatian pimpinan.
"Kunci bagi saya, kerja itu bukan tentang cari muka. Tapi hasil yang saya butuhkan," terangnya.
Agung mengungkapkan, pihaknya juga memperoleh berbagai masukan langsung dari masyarakat terkait kinerja aparatur di lapangan.
Informasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam menilai kinerja pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Saya punya jaringan lebih kuat daripada lurah, maka saya bisa dengar dari mana saja. Saya tidak mau mendengar, misalnya lurah yang malas, tidak mau turun ke lapangan. Saya saja sama pak wakil wali kota rajin turun ke lapangan," ungkap Agung.
Selain menekankan peningkatan kinerja, Agung mengingatkan seluruh pejabat untuk menjaga keharmonisan dalam bekerja serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebelumnya, pada Jumat (24/7/2026), Wali Kota Pekanbaru kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 39 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pejabat yang dilantik terdiri atas kepala seksi, kepala subbagian, hingga lurah. Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya. (*)