Bus Listrik Pekanbaru Dilengkapi 18 CCTV Online, Pemko Prioritaskan Keamanan dan Ketepatan Layanan

Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menguji coba dua unit bus listrik sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi umum. Selain mendukung program kota hijau, armada baru ini akan dilengkapi 18 CCTV online untuk meningkatkan keamanan penumpang dan memastikan kualitas pelayanan.

Bus Listrik Pekanbaru Dilengkapi 18 CCTV Online, Pemko Prioritaskan Keamanan dan Ketepatan Layanan
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menguji coba dua unit bus listrik sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi umum, Kamis (4/6). Tiap bus akan dilengkapi 18 CCTV. (Sumber: Pekanbaru.go.id))

RINGKASAN BERITA: 

  • Setiap bus listrik akan dilengkapi 18 CCTV online yang terhubung dengan Pemko Pekanbaru, kepolisian, dan TNI.
  • Uji coba dilakukan untuk memastikan ketepatan waktu layanan sebelum bus listrik beroperasi penuh melayani masyarakat.
  • Kehadiran bus listrik menjadi bagian dari program Green City melalui penggunaan transportasi berbasis energi listrik yang ramah lingkungan.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak hanya menghadirkan transportasi ramah lingkungan melalui bus listrik, tetapi juga memperkuat aspek keamanan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

Dalam uji coba pengoperasian dua unit bus listrik yang dimulai Kamis (4/6/2026), setiap armada direncanakan dilengkapi dengan 18 kamera pengawas atau CCTV yang terhubung secara daring.

Uji coba bus listrik tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, pada rangkaian acara peluncuran logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242 di Atrium Siak Mal SKA.

Pada kesempatan itu, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menjajal langsung layanan bus listrik dengan rute dari Mal SKA menuju Mal Pekanbaru.

Menurut Agung, pengoperasian bus listrik merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), khususnya dalam memberikan kepastian waktu tunggu bagi pengguna transportasi umum.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota memilih melakukan uji coba terlebih dahulu agar kualitas layanan dapat dievaluasi sebelum diterapkan secara penuh kepada masyarakat.

"Jangan nanti kita terlalu terburu-buru mengadakannya, tapi ketepatan waktunya masih belum sesuai harapan," tutur Wako.

"Jadi, kita perbaiki ketepatan waktu (tunggu) dulu. Maka hari ini kita namakan peluncuran uji coba, sehingga nanti masyarakat yang menggunakan bus listrik mendapat kepastian waktu menunggu, tidak lagi terkatung-katung karena lama sekali (waktu tunggu) busnya," lanjut Agung.

Selain meningkatkan kualitas layanan, bus listrik juga menjadi bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung program Green City melalui penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

"Untuk itu, kita mulai merubah angkutan umumnya dari yang berbahan bakar ke energi listrik. Jadi, ini juga untuk mendukung program tersebut (Green City) untuk penghijauan Kota Pekanbaru," katanya.

Agung menjelaskan, aspek keamanan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan layanan bus listrik.

Setiap armada akan dibekali satu kamera 360 derajat dan 17 CCTV tambahan yang berfungsi memantau kondisi di dalam maupun di luar kendaraan.

"Satu CCTV 360 derajat untuk melihat semuanya, 17 CCTV lainnya untuk di dalam dan di luar (bus) khusus untuk melihat supirnya apakah ngantuk, ugal-ugalan, penumpangnya sopan, atau apakah ada tindakan kriminalitas," ujarnya.

Menurutnya, seluruh sistem pengawasan tersebut akan terhubung secara daring dengan pemerintah kota serta aparat keamanan sehingga dapat mendukung pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

"CCTV online ini nantinya tersambung dengan pemerintah kota termasuk juga dengan pihak kepolisian dan TNI. Ini merupakan salah satu upaya untuk pengamanan di Kota Pekanbaru," tutup Agung.

Melalui uji coba tersebut, Pemko Pekanbaru berharap kehadiran bus listrik tidak hanya memberikan alternatif transportasi yang modern dan ramah lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan lebih tepat waktu bagi masyarakat. (*)