Plt Gubernur Riau Lantik Dua Pejabat Eselon II, Kinerja Dievaluasi Enam Bulan

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto melantik dua pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. Keduanya merupakan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, dengan penekanan pada kinerja, kekompakan, dan kesiapan dievaluasi dalam enam bulan ke depan.

Plt Gubernur Riau Lantik Dua Pejabat Eselon II, Kinerja Dievaluasi Enam Bulan
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto melantik Yusi Prastiningsih sebagai Direktur RSUD Arifin Achmad dan Renaldi sebagai Sekretaris Dewan DPRD Riau, Kamis (5/2/2026). (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA: 

  • Yusi Prastiningsih dilantik sebagai Direktur RSUD Arifin Achmad
  • Renaldi resmi menjabat Sekretaris Dewan DPRD Riau
  • Plt Gubernur Riau tegaskan evaluasi kinerja pejabat selama enam bulan

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, resmi melantik dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Kamis (5/2/2026).

Pelantikan tersebut digelar di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah, Komplek Kediaman Gubernur Riau.

Dua pejabat yang dilantik masing-masing Yusi Prastiningsih sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad dan Renaldi sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, serta Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmizi.

Pelantikan ini merupakan bagian dari hasil seleksi terbuka 15 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 13 pejabat telah lebih dahulu dilantik pada Senin (26/1/2026).

Adapun pelantikan Yusi Prastiningsih dan Renaldi baru dapat dilaksanakan karena pada waktu pelantikan sebelumnya, Yusi tengah menjalankan ibadah umrah, sementara Renaldi masih menunggu keputusan pimpinan DPRD Riau.

Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta mengedepankan kekompakan dalam bekerja.

“Saya mempercayai ibu bapak yang dilantik dapat menjaga amanah dan bekerja dengan ikhlas. Tantangan kita sangat berat. Banyak target pendapatan yang harus kita kejar, dan semua itu hanya bisa terwujud jika kita kompak,” ujarnya.

SF Hariyanto juga menegaskan bahwa kinerja pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

Ia tidak menutup kemungkinan adanya pergantian pejabat apabila kinerja dinilai tidak optimal.

“Kerja sungguh-sungguh. Kalau bekerja biasa-biasa saja, tentu harus diganti. Karena panitia seleksi sudah memiliki rekam jejak kinerja. Kalau memang tidak bisa bekerja, maka harus dievaluasi dan diganti,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, khususnya dalam mendukung pencapaian target pembangunan dan pelayanan publik ke depan. (*)