Segmen Enam Digesa 2026, Pemko Dumai Bangun Tanggul dan Drainase Redam Banjir Rob
Pemko Dumai menggesa pembangunan DPT, tanggul, dan drainase di Segmen Enam Bantaran Sungai Dumai pada 2026 sebagai solusi strategis mengatasi banjir rob, khususnya di Kelurahan Laksamana yang kerap terdampak genangan.
RINGKASAN BERITA:
-
Segmen Enam Bantaran Sungai Dumai menjadi titik krusial penanggulangan banjir rob.
-
Pembangunan DPT, tanggul, dan drainase dimulai 2026, termasuk pembebasan lahan secara prosedural.
-
Kelurahan Laksamana menjadi fokus utama karena rawan genangan akibat pasang rob.
RIAUCERDAS.COM, DUMAI - Pemerintah Kota Dumai menyiapkan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT), tanggul, dan sistem drainase di Bantaran Sungai Dumai sebagai langkah strategis untuk menekan dampak banjir rob yang kerap merendam permukiman warga, khususnya di wilayah Kelurahan Laksamana.
Rencana penanggulangan banjir tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Dumai, Paisal, bersama Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat meninjau bantaran Sungai Dumai di Jalan Rajawali Ujung, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Sabtu (24/1/2026).
Wali Kota Dumai Paisal menegaskan, kawasan yang masuk dalam Segmen Enam memiliki peran krusial dalam sistem pengendalian banjir rob di Kota Dumai.
Menurutnya, penyelesaian segmen ini diharapkan mampu mengurangi masuknya air pasang ke kawasan permukiman warga.
“Segmen enam ini menjadi salah satu titik krusial dalam penanggulangan banjir di Bantaran Sungai Dumai. Di tahun 2026, segmen ini akan digesa dan seluruh aktivitasnya dilaksanakan secara prosedural, termasuk administrasi pembebasan lahan,” ujar Paisal.
Ia menambahkan, apabila pembangunan Segmen Enam rampung sesuai rencana, sebagian besar genangan akibat banjir rob yang selama ini meresahkan masyarakat dapat tertangani dengan lebih baik.
Kelurahan Laksamana menjadi salah satu fokus utama penanganan banjir karena termasuk dalam wilayah Segmen Enam program penanggulangan banjir Bantaran Sungai Dumai yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.
Berdasarkan data Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, kawasan ini merupakan titik keluar-masuk aliran air yang sangat dipengaruhi oleh pasang rob.
Kondisi tersebut menyebabkan wilayah Kelurahan Laksamana kerap mengalami genangan air yang berdampak langsung pada aktivitas dan kenyamanan warga.
Oleh karena itu, pembangunan DPT, tanggul, dan drainase di kawasan ini dinilai penting untuk meningkatkan perlindungan kawasan permukiman.
Pemko Dumai menargetkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini tidak hanya mampu mengurangi genangan, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah pesisir Kota Dumai dari ancaman banjir rob yang terjadi secara berulang. (*)