Pemko Dumai Bekali ASN Jelang Pensiun, Dorong Pengelolaan Dana dan Wirausaha Pascapurnatugas
Pemerintah Kota Dumai memberikan pembekalan kepada ASN yang akan memasuki masa pensiun terkait hak ketaspenan, layanan perbankan, dan peluang kewirausahaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan administratif, finansial, dan mental ASN pascapurnatugas.
RINGKASAN BERITA:
-
Pemko Dumai membekali ASN jelang pensiun dengan pemahaman hak pensiun, perbankan, dan kewirausahaan.
-
Masa pensiun dipandang sebagai fase transisi yang perlu perencanaan keuangan matang.
-
ASN didorong tetap produktif dan mandiri secara ekonomi pascapurnatugas.
RIAUCERDAS.COM, DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai memperkuat kesiapan aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki batas usia pensiun.
Hal itu dilakukan melalui pembekalan terpadu mengenai hak ketaspenan, layanan perbankan, serta peluang kewirausahaan. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Sri Bunga Tanjung, Dumai, Selasa (10/2/2026).
Pembekalan ini merupakan hasil kerja sama Pemko Dumai dengan PT Taspen (Persero), PT Bank Mandiri Taspen KCP Dumai, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai.
Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman ASN terhadap hak-hak pensiun sekaligus mendorong pengelolaan dana pensiun secara produktif setelah purnatugas.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Dumai, Sepranef Syamsir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa pensiun merupakan fase transisi penting yang perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi administratif maupun perencanaan keuangan.
“Fase pensiun bukan merupakan akhir, tetapi babak baru untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat. Setelah pensiun, kita masih dapat melakukan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat,” ujar Sepranef.
Ia menekankan pentingnya pemahaman ASN terkait mekanisme pencairan hak pensiun, jenis jaminan yang diterima, serta strategi pengelolaan dana agar tetap memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga.
Selain materi ketaspenan dan perbankan, peserta juga didorong untuk melihat kewirausahaan sebagai alternatif aktivitas ekonomi pascapensiun.
Literasi keuangan dan perencanaan usaha dinilai penting agar dana pensiun tidak habis untuk konsumsi, tetapi dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi dengan PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen, Pemko Dumai berharap ASN yang memasuki masa pensiun memiliki kesiapan administratif, finansial, dan mental, sehingga tetap produktif serta mandiri secara ekonomi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan transisi purnatugas ASN berjalan tertib, terencana, dan berorientasi pada keberlanjutan kesejahteraan. (*)