Bupati Siak Jenguk Guru SD yang Lumpuh karena Stroke, Momen Haru Murid Balas Jasa Pengajar
Bupati Siak Afni Zulkifli menjenguk guru SD-nya, Salmiah, yang terbaring lemah akibat stroke. Kunjungan tersebut menjadi momen haru seorang murid yang kembali menemui gurunya untuk menyampaikan rasa terima kasih atas jasa dan pengabdian semasa sekolah dasar.
RINGKASAN BERITA:
-
Bupati Siak menjenguk guru SD-nya yang sakit stroke.
-
Afni menyampaikan terima kasih atas jasa dan ilmu sang guru.
-
Menunjukkan adab murid kepada guru di tengah kesibukan sebagai kepala daerah.
RIAUCERDAS.COM, SIAK - Bupati Siak Afni Zulkifli menyempatkan diri menjenguk guru Sekolah Dasar (SD)-nya, Salmiah, yang tengah terbaring lemah akibat stroke, Kamis (29/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di sela kesibukan Afni sebagai kepala daerah.
Salmiah, yang dikenal sebagai guru sekaligus kepala sekolah saat Afni menempuh pendidikan dasar, kini hanya bisa terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi fisik yang menurun.
Ia mengalami stroke sehingga tak lagi mampu berkomunikasi secara normal.
Dalam kunjungannya, Afni duduk di sisi tempat tidur sang guru dan memperkenalkan diri.
Dengan suara tertahan, ia menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu dan didikan yang pernah diberikan kepadanya.
“Ini Afni, Bu… Bupati Siak. Murid ibu dulu. Terima kasih atas ilmu-ilmu yang telah ibu berikan. Karena ibu, saya bisa sampai di titik ini,” ujar Afni.
Afni juga mendoakan agar ilmu yang pernah diberikan Salmiah menjadi amal jariyah dan berharap sang guru diberikan kesembuhan.
Meski tidak memberikan respons verbal, sorot mata Salmiah tampak berubah saat mendengar suara muridnya.
Usai kunjungan tersebut, Afni juga menuliskan ungkapan singkat melalui akun media sosialnya.
“Alhamdulillah, tadi sekalian membesuk guru SD saya, Ibu Salmiah. Beliau terkena stroke. Syafakillah, Ibu,” tulisnya.
Kunjungan ini mencerminkan nilai penghormatan terhadap guru serta pengakuan atas peran penting pendidik dalam membentuk perjalanan hidup dan kepemimpinan seseorang.
Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik capaian seorang pemimpin, terdapat jasa para guru yang menjadi fondasi awal pendidikan. (*)