Afni Zulkifli: Aparatur Pemkab Kabupaten Siak Harus Melayani Masyarakat, Bukan Dilayani
Bupati Afni Zulkifli menegaskan aparatur pemerintah di Kabupaten Siak harus berperan sebagai pelayan masyarakat. Dalam Safari Ramadan di Kecamatan Kandis, ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat serta kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah.
RINGKASAN BERITA:
- Aparatur pemerintah diminta meninggalkan sikap elitis dan lebih aktif turun langsung ke masyarakat.
- Keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menetapkan prioritas pembangunan.
- Pemkab Siak mendorong kolaborasi dengan perusahaan melalui program CSR untuk mendukung pembangunan daerah.
RIAUCERDAS.COM, KANDIS - Bupati Kabupaten Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa aparatur pemerintah daerah memiliki tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak menempatkan diri untuk dilayani oleh rakyat.
Penegasan tersebut disampaikan Afni saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Hijrah, Dusun Lebuai Indah, Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Jumat (13/3/2026) malam.
Kegiatan itu sekaligus menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Siak tahun ini.
Dalam sambutannya, Afni menekankan pentingnya perubahan pola kepemimpinan di lingkungan pemerintahan daerah.
Ia meminta para pejabat dan aparatur lebih terbuka serta aktif menjalin kedekatan dengan masyarakat.
Menurutnya, sikap elitis tidak lagi relevan dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini.
Ia meminta para aparatur rutin turun langsung ke lapangan agar dapat mengetahui kondisi masyarakat secara nyata.
Afni juga mengakui bahwa kebutuhan pembangunan di Kabupaten Siak masih cukup besar, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas.
Karena itu, pemerintah daerah harus menentukan prioritas pembangunan secara cermat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain mengandalkan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Siak juga mendorong kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Di sisi lain, Afni turut menyinggung pelaksanaan sejumlah program pemerintah pusat di daerah.
Ia menilai masih terdapat wilayah terpencil yang belum sepenuhnya merasakan manfaat program tersebut sehingga perlu evaluasi agar distribusinya lebih merata.
Ia juga meminta masyarakat memahami kondisi pemerintah daerah pada tahun pertama masa kepemimpinannya, di mana tidak semua janji politik dapat langsung direalisasikan.
Hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan kebijakan nasional serta tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Safari Ramadan yang digelar di Kecamatan Kandis menjadi rangkaian terakhir dari kunjungan pemerintah daerah ke berbagai kecamatan selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
Afni menyebutkan bahwa Safari Ramadan tidak sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan.
Ia menambahkan, selama Ramadan 2026 pemerintah daerah bersama wakil bupati telah mengunjungi 28 titik di berbagai wilayah Kabupaten Siak.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi semakin penting, terutama ketika daerah sedang menghadapi kondisi fiskal yang cukup berat.
Afni menutup kegiatan tersebut dengan menekankan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah. (*)
