UIN Suska Riau Bidik Predikat Badan Publik Informatif
UIN Suska Riau memperkuat strategi komunikasi publik sebagai upaya meningkatkan reputasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dalam agenda penguatan komunikasi publik, Kementerian Agama mendorong kampus tersebut meraih predikat badan publik informatif sekaligus memperluas publikasi prestasi dan inovasi ke tingkat nasional maupun global.
RINGKASAN BERITA:
- Kementerian Agama menargetkan UIN Suska Riau meraih predikat badan publik informatif melalui penguatan layanan informasi kepada masyarakat.
- Kampus didorong lebih aktif mempublikasikan riset, inovasi mahasiswa, dan nilai-nilai keislaman melalui berbagai platform digital.
- Soliditas sivitas akademika dinilai menjadi modal penting bagi UIN Suska Riau untuk meningkatkan reputasi dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau terus memperkuat keterbukaan informasi dan citra kelembagaan melalui pengembangan strategi komunikasi publik yang lebih adaptif di tengah era digital.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk meningkatkan reputasi sekaligus memperluas akses informasi kepada masyarakat.
Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan bertajuk “Penguatan Komunikasi Publik di Perguruan Tinggi Berperadaban pada Era Globalisasi” yang digelar di Auditorium Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, S.E., M.Si., Ak., tersebut turut dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Ismail Cawidu, M.Si., serta Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, M.A.
Dalam kesempatan itu, Kementerian Agama menegaskan pentingnya penguatan komunikasi publik sebagai instrumen strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi.
Staf Khusus Menteri Agama RI, Ismail Cawidu, mengapresiasi soliditas yang terbangun di lingkungan UIN Suska Riau.
Menurutnya, kekompakan sivitas akademika menjadi modal utama untuk mendorong peningkatan prestasi dan pengembangan institusi di masa mendatang.
“Kesan saya luar biasa. Saya melihat adanya kekompakan yang ditunjukkan oleh seluruh civitas akademika terhadap kepemimpinan Ibu Rektor. Artinya apa? Saya melihat sebuah preseden bahwa prestasi yang akan dicapai ke depan sangatlah baik,” tutur Ismail.
Ia menilai budaya kerja sama yang kuat harus terus dipertahankan karena menjadi fondasi penting dalam mewujudkan berbagai target pengembangan kampus.
Selain itu, Ismail juga mendorong UIN Suska Riau untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik agar mampu meraih predikat sebagai badan publik informatif.
“Tahun ini, kita menargetkan agar UIN Suska Riau mampu meraih predikat sebagai badan publik yang informatif. Masyarakat memiliki hak mutlak untuk mengetahui denyut nadi perkembangan kampus ini. Oleh karena itu, pelayanan informasi yang prima dan kolaborasi yang solid adalah sebuah keniscayaan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Sahiron, menyoroti pentingnya transformasi komunikasi di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Menurutnya, kampus tidak lagi dapat berperan sebagai institusi yang hanya fokus pada aktivitas internal.
Berbagai capaian akademik, hasil penelitian, inovasi mahasiswa, hingga penguatan nilai-nilai keislaman perlu dikomunikasikan secara luas kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa kemampuan memanfaatkan platform digital dan media baru menjadi faktor penting untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Sahiron juga menilai narasi yang kuat dan strategi komunikasi yang tepat akan membantu kampus memperkenalkan kontribusinya kepada publik secara lebih efektif.
Melalui penguatan komunikasi publik tersebut, UIN Suska Riau diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi yang lebih terbuka, responsif, dan mudah diakses masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi kampus dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta aktif menjalin komunikasi dengan publik.
Dengan dukungan seluruh sivitas akademika dan sinergi bersama Kementerian Agama, UIN Suska Riau optimistis dapat memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang mampu bersaing dan dikenal luas di tingkat nasional maupun global. (*)