Pemkab Rohul Siapkan Skema Khusus Sambut Kepulangan 377 Jemaah Haji
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mematangkan persiapan penyambutan kepulangan ratusan jemaah haji asal daerah tersebut. Pengaturan area bandara, ruang tunggu kedatangan, hingga armada bus disiapkan untuk memastikan proses pemulangan berlangsung tertib dan nyaman.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rohul menyiapkan skema khusus di Bandara Tuanku Tambusai untuk menyambut kepulangan 377 jemaah haji.
- Jemaah akan diarahkan terlebih dahulu ke ruang tunggu kedatangan sebelum menuju bus guna memudahkan proses pengambilan bagasi.
- Kedatangan perdana jemaah haji asal Rohul dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026 melalui Bandara Tuanku Tambusai.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis menjelang kepulangan 377 jemaah haji asal daerah itu dari Tanah Suci.
Fokus persiapan diarahkan pada pengaturan area Bandara Tuanku Tambusai dan kelancaran transportasi darat guna memastikan proses penyambutan berlangsung tertib dan nyaman.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis yang digelar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu pada Kamis (4/6/2026).
Rapat dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Rohul, H. Syofwan.
Menurut Syofwan, Bupati Rokan Hulu Anton ST MM memberikan perhatian khusus terhadap kelancaran proses pemulangan jemaah haji, terutama terkait koordinasi di kawasan bandara dan pengaturan transportasi.
"Arahan pak bupati seperti itu. Bagaimana agar penyambutan kepulangan jemaah haji bisa berjalan lancar," kata Syofwan.
Dalam rapat tersebut, pihak kecamatan diminta berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengatur ketertiban di sekitar bandara.
Penataan area parkir, keberadaan pedagang, pelaku UMKM, serta aktivitas di sekitar lokasi kedatangan menjadi perhatian agar tidak mengganggu kenyamanan jemaah.
Selain itu, camat juga diminta melakukan pemantauan kesiapan lokasi sejak malam sebelum kedatangan jemaah dengan tetap berkoordinasi bersama pengelola Bandara Tuanku Tambusai.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak bandara, pola pemulangan jemaah tahun ini pada dasarnya masih sama dengan tahun sebelumnya.
Namun, terdapat perhatian khusus terhadap rombongan yang berjumlah 28 orang pada salah satu jadwal kedatangan.
Untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi keterlambatan proses distribusi bagasi, jemaah yang baru tiba tidak langsung diarahkan menuju bus.
Mereka akan terlebih dahulu ditempatkan di ruang tunggu kedatangan untuk beristirahat dan menikmati makanan ringan yang telah disediakan.
Setelah proses pemisahan dan pengambilan bagasi selesai, para jemaah baru diarahkan menuju kendaraan yang telah disiapkan.
Pemerintah daerah melalui bagian Kesra juga telah menyediakan tiga unit bus untuk mengangkut jemaah.
Dua bus disiapkan menuju Masjid Agung Islamic Center, sementara satu bus lainnya melayani rute menuju Ujung Batu.
Bupati Anton juga meminta agar rangkaian seremonial penyambutan tidak berlangsung terlalu lama mengingat kondisi jemaah yang baru menyelesaikan perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Jemaah haji asal Rohul akan diterbangkan dari Embarkasi Batam menuju Bandara Tuanku Tambusai menggunakan pesawat.
Namun, untuk kloter terakhir yang hanya terdiri dari enam orang, kepulangan tetap melalui Pekanbaru.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rohul, Martillevy, menjelaskan bahwa jemaah Rohul terbagi dalam tiga kelompok terbang, yakni kloter 8, kloter 12, dan kloter 18.
Menurutnya, kedatangan perdana dijadwalkan pada 10 Juni 2026. Setelah tiba di Batam, rombongan akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Rokan Hulu pada hari yang sama.
"Kalau sesuai jadwal, kedatangan yang perdana yakni kloter 10 Juni di Batam. Hari itu juga langsung ke Rohul," terang Martillevy.
Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam kloter 12 dijadwalkan meninggalkan Tanah Suci pada 15 Juni dan diperkirakan tiba di Batam keesokan harinya.
"Terakhir itu masuk kloter 18. Itu jadwal pulangnya ya tanggal 20 Juni," kata dia.
Sebanyak 377 jemaah haji asal Rohul diketahui berangkat ke Tanah Suci pada awal Mei 2026. (adv)