Salurkan Sembako di Mahato, Wabup Rohul Minta Warga Mampu Mundur dari Bansos

Wabup Rokan Hulu menyalurkan bantuan pangan sekaligus meminta warga yang sudah mampu untuk tidak lagi menerima bansos agar tepat sasaran.

Salurkan Sembako di Mahato, Wabup Rohul Minta Warga Mampu Mundur dari Bansos

RINGKASAN BERITA: 

  • Wabup Rohul minta warga mampu mundur dari daftar penerima bansos
  • Penyaluran bantuan pangan di Desa Mahato tekankan ketepatan sasaran
  • Setiap KPM menerima 20 kg beras Bulog dan minyak goreng.

RIAUCERDAS.COM, MAHATO - Penyaluran bantuan pangan di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diwarnai pesan tegas terkait ketepatan sasaran penerima.

Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti meminta warga yang sudah mampu secara ekonomi untuk tidak lagi menerima bantuan sosial.

Pesan tersebut disampaikan saat penyaluran sembako Program Bantuan Pangan kepada masyarakat pada Senin (13/4/2026).

Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam pendataan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

"Ini Bantuan Pangan dari pemerintah (pusat) yang datanya dari usulan kita," kata Wabup Rohul.

Ia bahkan secara terbuka mengingatkan agar warga yang telah meningkat taraf hidupnya secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bantuan.

"Kalau rasa-rasanya sudah kaya, kebun sawitnya 10 Ha, tak usah terima ini lagi. Berikan kepada yang berhak berhak menerima," ujarnya.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menghindari ketimpangan dan potensi kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada kasus warga mampu yang masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, seiring adanya pembaruan data penerima manfaat.

Bantuan yang disalurkan berupa beras dari Bulog sebanyak 20 kilogram per keluarga serta minyak goreng.

Program ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Kegiatan penyaluran turut didampingi oleh Kepala Desa Mahato, Firiadi, bersama perangkat desa setempat yang memastikan distribusi berjalan lancar.

Pemerintah daerah berharap masyarakat yang belum terdata namun layak menerima bantuan dapat segera diusulkan dalam pendataan berikutnya agar program ini semakin tepat sasaran. (*)