Perjuangan Siswa di Wilayah 3T Siak Jadi Sorotan, Bupati Afni Tempuh Jalan Lumpur Serahkan Seragam Sekolah

Bupati Siak Afni Zulkifli menempuh perjalanan berat menuju Dusun Mungkal, Kecamatan Sungai Apit, untuk menyerahkan seragam sekolah kepada siswa di wilayah 3T. Kunjungan itu juga diwarnai pesan pendidikan untuk anak-anak hingga kisah haru seorang ibu muallaf yang berharap anaknya bisa masuk pesantren.

May 22, 2026 - 15:02
 0
Perjuangan Siswa di Wilayah 3T Siak Jadi Sorotan, Bupati Afni Tempuh Jalan Lumpur Serahkan Seragam Sekolah
Bupati Siak Afni Zulkifli menempuh perjalanan berat menuju Dusun Mungkal, Kecamatan Sungai Apit, untuk menyerahkan seragam sekolah kepada siswa di wilayah 3T. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Bupati Siak menembus jalan berlumpur dan menyeberangi sungai demi menemui siswa di wilayah 3T.
  • Siswa menyambut kedatangan rombongan di lapangan sekolah yang masih tergenang air.
  • Kisah haru seorang ibu muallaf yang berharap anaknya bisa masuk pesantren menyita perhatian dalam kunjungan tersebut.

RIAUCERDAS.COM, SIAK - Perjalanan berat para pelajar di wilayah terpencil Kabupaten Siak kembali menjadi perhatian setelah Bupati Siak, Afni Zulkifli, mendatangi Dusun Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (21/5/2026), guna menyerahkan seragam sekolah gratis bagi siswa.

Untuk mencapai lokasi, rombongan pemerintah daerah harus melewati jalan tanah berlumpur, menyeberangi sungai, hingga menggunakan transportasi air menuju kawasan yang masuk kategori wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Siak.

Didampingi Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, Afni menyerahkan bantuan seragam kepada murid SDN 024 dan SMPN 08 Dusun Mungkal.

Kedatangan rombongan disambut para siswa yang telah menunggu di lapangan sekolah yang masih dipenuhi genangan air usai hujan.

Dengan seragam pramuka dan sepatu berlumur tanah, mereka berdiri rapi menyambut kedatangan kepala daerah tersebut.

Ini menjadi kunjungan kedua Afni ke Dusun Mungkal. Saat menaiki tangga kayu menuju jembatan di kawasan itu, ia sempat melontarkan candaan terkait medan perjalanan yang dilalui.

“Untung saya anak sungai, jadi hal seperti ini sudah biasa,” kata dia.

Setelah menyeberangi sungai, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menggunakan mobil pick-up menuju lokasi sekolah tempat pembagian seragam dilaksanakan.

Suasana penyambutan berlangsung hangat.

Afni tampak bercengkerama bersama siswa dan masyarakat, bahkan ikut menari joget Melayu di panggung sederhana sekolah.

Dalam sambutannya, Afni mengakui pemerintah daerah belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru atas keterbatasan perhatian pemerintah terhadap pengabdian mereka.

“Pengabdian guru jauh lebih besar dibanding apa yang diterima hari ini,” tuturnya.

Bupati juga memberi motivasi kepada para siswa agar tidak menyerah menempuh pendidikan meski harus melewati akses jalan yang sulit setiap hari.

“Walaupun sekolah jauh dan jalannya sulit, tetap semangat belajar. Pendidikan adalah jalan untuk masa depan yang lebih baik,” pesan Afni.

Usai kegiatan pembagian seragam, suasana haru terjadi di Dusun Tanjung Pal ketika seorang ibu mualaf dari suku Melayu Anak Rawa menemui Afni.

Perempuan itu menunggu hingga seluruh rangkaian acara selesai demi menyampaikan harapan agar anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke pesantren meskipun kondisi ekonomi keluarga terbatas.

Dengan mata berkaca-kaca, ia meminta bantuan kepada pemerintah agar anaknya tetap memiliki kesempatan belajar ilmu agama.

Menanggapi hal tersebut, Afni menegaskan anak-anak yang memiliki semangat belajar harus mendapatkan perhatian bersama.

“Selagi ada niat baik anak-anak seperti ini, Insya Allah akan dirawat dan dijaga Allah SWT. Dan tentu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Afni juga menyerahkan Pass Kecil kepada masyarakat dalam kampanye keselamatan pelayaran kapal tradisional di Pelabuhan Tanjung Pal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow