Hardiknas 2026 di Inhil: Edukasi Gizi Anak PAUD Ditekankan Lewat Program 7 Kebiasaan Sehat

Peringatan Hardiknas di Indragiri Hilir diisi edukasi makan sehat bagi anak PAUD, dengan penekanan pada peran orang tua dan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Hardiknas 2026 di Inhil: Edukasi Gizi Anak PAUD Ditekankan Lewat Program 7 Kebiasaan Sehat
Bupati Inhil Herman bersama Bunda PAUD Kabupaten Inhil Katerina Susanti bercengkerama dengan anak-anak yang ikut acara Edukasi Makan Sehat dan Bergizi bagi anak-anak PAUD se-Kabupaten Inhil yang digelar di basement Kantor Bupati Inhil, Minggu (3/5/2026). (Sumber: Media Center Inhil)

RINGKASAN BERITA: 

  • Hardiknas di Inhil difokuskan pada edukasi gizi dan pola hidup sehat anak PAUD.
  • Program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” diperkenalkan sebagai panduan sehari-hari.
  • Peran orang tua ditekankan sebagai kunci keberhasilan pola hidup sehat anak.

RIAUCERDAS.COM, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memanfaatkan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar edukasi gizi dan pola hidup sehat bagi anak usia dini melalui kegiatan yang melibatkan siswa PAUD dan orang tua.

Program ini menyoroti pentingnya pembentukan kebiasaan sehat sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak.

Kegiatan yang digelar di basement Kantor Bupati tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Inhil Herman bersama Bunda PAUD Kabupaten Inhil Katerina Susanti.

Dalam kesempatan itu, Katerina memberikan edukasi langsung terkait pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini.

Ia memperkenalkan konsep “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai panduan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, hingga membiasakan konsumsi makanan bergizi seimbang.

Menurut Katerina, asupan gizi yang lengkap menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan anak, mencakup karbohidrat, protein hewani, serta sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral.

“Anak-anak harus dibiasakan makan makanan bergizi, ada nasi, ikan atau ayam, telur, sayur, dan buah. Ini penting untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” kata dia.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan kebiasaan sehat tidak lepas dari peran keluarga, khususnya orang tua, sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.

“Kami berharap orang tua bisa menerapkan kebiasaan baik ini secara konsisten, karena keluarga adalah lingkungan pertama dalam pendidikan anak,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh keceriaan, dengan kehadiran Bupati Herman dan Katerina Susanti yang berbaur bersama anak-anak PAUD.

Interaksi tersebut menciptakan pendekatan edukatif yang lebih mudah diterima oleh peserta.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat terus meningkat, guna mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. (*)