Rembug KTNA Kampar Bahas Strategi Swasembada Pangan

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar menggelar Rembug Paripurna KTNA untuk membahas program kerja, aspirasi petani-nelayan, serta strategi penguatan kelembagaan menuju swasembada pangan.

Rembug KTNA Kampar Bahas Strategi Swasembada Pangan
Foto bersama Asisten II Setdakab Kampar, Muhammad dengan peserta Rembug KTNA, Selasa (27/4/2026) di aula Stanum, Bangkinang. (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Rembug Paripurna KTNA digelar di Aula Stanum Bangkinang.
  • Fokus utama pembahasan adalah penguatan kelembagaan dan kemandirian petani.
  • Pemkab Kampar menilai potensi pertanian daerah sangat melimpah dan perlu inovasi.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar mendorong penguatan kelembagaan petani dan nelayan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kemandirian petani serta mendukung target swasembada pangan nasional.

Hal itu mengemuka dalam Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kampar yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura di Aula Stanum Bangkinang, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Setda Kampar, Muhammad, mewakili Bupati Kampar.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kampar, Nur Ilahi Ali, Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno, serta seluruh pengurus KTNA kecamatan.

Dalam forum tersebut, peserta membahas program kerja, kebijakan, aspirasi petani dan nelayan, serta merumuskan keputusan strategis organisasi.

Rembug tahun ini mengangkat tema “Penguatan Kelembagaan sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Mencapai Kemandirian Petani dan Swasembada Pangan.”

Dalam sambutannya, Muhammad menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan KTNA Kampar sebagai organisasi yang mewakili aspirasi petani dan nelayan dari tingkat desa hingga nasional.

Menurutnya, KTNA merupakan organisasi profesi yang bersifat sosial dan ekonomi serta tumbuh dari bawah secara independen.

“Sebagai wadah yang memperjuangkan nasib para petani, KTNA Kampar harus diisi oleh mereka yang benar-benar paham tentang dunia pertanian, yang mengetahui dengan jelas pasang surutnya kehidupan keluarga petani,” ungkapnya.

Ia mengingatkan pengurus yang terpilih nantinya tidak hanya bekerja secara organisasi, tetapi juga aktif membantu petani serta menjalin kemitraan dengan pemerintah dalam membangun daerah.

“Untuk itu, melalui Rembug KTNA Kabupaten Kampar tahun 2026 berharap dapat menghasilkan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat nelayan, menjawab permasalahan petani atau nelayan yang dapat mendukung serta mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto,” tutupnya.

Sementara itu, Nur Ilahi Ali menyebut potensi sektor pertanian di Kabupaten Kampar sangat melimpah dan membutuhkan inovasi berkelanjutan agar investasi daerah semakin terbuka.

“Saya berterimakasih kepada seluruh jajaran semua. Dengan Rembug Paripurna KTNA di Kampar ini berharap kepengurusan yang baru semakin semangat dan bergairah,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi berkelanjutan menjadi hal penting untuk mendorong percepatan peningkatan hasil panen dan memperkuat daya saing sektor pertanian di Kampar. (*)