Musancab PDIP Rohul Pilih 16 Ketua PAC, Acara Dibuka Wabup Syafaruddin Poti
PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk memilih 16 Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi dan konsolidasi kader menjelang agenda politik mendatang.
RINGKASAN BERITA:
- Musancab PDIP Rohul diikuti 579 peserta dan menjadi forum pemilihan 16 Ketua PAC di seluruh kecamatan.
- Pelaksanaan Musancab tahun ini berbeda karena seluruh kader dari 16 kecamatan dikumpulkan dalam satu forum tingkat kabupaten.
- PDIP Rohul mencatat peningkatan perolehan kursi DPRD dari lima kursi pada periode 2019–2024 menjadi delapan kursi saat ini.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang diikuti ratusan kader dari 16 kecamatan.
Selain menjadi ajang konsolidasi internal, forum tersebut difokuskan untuk memilih 16 Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) yang akan menjadi ujung tombak partai di tingkat kecamatan.
Musancab berlangsung di Hotel Sapadia, Minggu (7/6/2026), dan dihadiri sebanyak 579 peserta.
Kegiatan tersebut juga diikuti 16 calon Ketua PAC yang akan memimpin kepengurusan partai di masing-masing kecamatan di Kabupaten Rohul.
Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti SH MM yang membuka kegiatan itu menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat soliditas kader partai dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
"Acara ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan soliditas seluruh kader PDI Perjuangan di Kabupaten Rokan Hulu," ujar Syafaruddin Poti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau sekaligus Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto.
Lalu, Ketua DPRD Rohul yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Rohul, Sumiartini, Ketua DPC PDI Perjuangan Rohul, Hardi Chandra, serta jajaran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Rohul.
Menurut Syafaruddin, Musancab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga sarana memperkuat koordinasi dan kebersamaan kader di seluruh wilayah Rohul.
"Musancab ini bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan PAC, tetapi menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, mempererat silaturahmi. Kader harus hadir dan bekerja di tengah masyarakat setiap saat, bukan hanya ketika momentum politik berlangsung," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan kader yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Kepengurusan PAC yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi penghubung aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan program-program partai secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Rohul Hardi Chandra mengungkapkan tingginya antusiasme kader dalam Musancab kali ini.
Menurutnya, sekitar 90 persen pengurus PAC hadir dalam kegiatan tersebut, sementara seluruh ketua PAC dari 16 kecamatan tercatat mengikuti forum tersebut.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Riau, Kaderismanto, menyebut Musancab 2026 memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Setelah proses pemilihan selesai, kinerja kepengurusan PAC dan ranting akan menjadi bagian dari evaluasi partai.
“Pada periode 2019–2024, PDI Perjuangan Rohul memperoleh lima kursi di DPRD. Saat ini meningkat menjadi delapan kursi. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat kepada PDI Perjuangan terus meningkat,” kata dia.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musancab tahun ini berbeda dibandingkan periode sebelumnya.
Jika biasanya digelar secara terpisah di masing-masing kecamatan, kali ini seluruh peserta dari 16 kecamatan dikumpulkan dalam satu forum tingkat kabupaten.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi, mempererat hubungan antarkader, serta menjaga kekompakan organisasi dalam menghadapi agenda politik yang akan datang.
Melalui Musancab ini, PDI Perjuangan Rohul berharap dapat melahirkan kepengurusan PAC yang solid, loyal, dan mampu menjalankan amanah partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Rohul. (adv)