CAT Seleksi KPID Riau Sisakan 72 Peserta, Dua Pendaftar Gugur karena Tak Hadir

Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau memastikan dua peserta gugur setelah tidak hadir dalam ujian Computer Assisted Test (CAT). Dari 74 peserta yang berhak mengikuti seleksi, hanya 72 orang yang mengikuti ujian dan akan bersaing memperebutkan 21 posisi untuk melaju ke tahap psikotes.

CAT Seleksi KPID Riau Sisakan 72 Peserta, Dua Pendaftar Gugur karena Tak Hadir
Suasana ujian Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Jalan Amal Hamzah, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Dua peserta otomatis gugur karena tidak hadir dalam ujian CAT seleksi KPID Riau.
  • Hasil CAT diumumkan 11 Juni 2026 dan akan menyaring peserta menjadi 21 orang.
  • Tujuh komisioner KPID Riau akan ditetapkan setelah melalui psikotes, wawancara, dan uji kelayakan di DPRD Riau.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Persaingan menuju kursi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau semakin mengerucut.

Dua peserta dipastikan tersingkir dari proses seleksi setelah tidak menghadiri ujian Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Jalan Amal Hamzah, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).

Dengan absennya dua peserta tersebut, jumlah peserta yang mengikuti CAT berkurang menjadi 72 orang dari total 74 peserta yang sebelumnya dinyatakan berhak mengikuti tahapan seleksi.

Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau, Prof Dr Syarifah Faradinna, mengatakan ketidakhadiran peserta terjadi pada dua sesi pelaksanaan ujian.

"Sesi pertama yang dimulai pukul 09.00 WIB ada satu peserta yang tidak hadir. Kemudian pada sesi kedua juga ada satu peserta yang tidak datang. Dengan demikian, dari total 74 peserta yang mengikuti tahapan CAT, dua orang dipastikan gugur," ujar Prof Syarifah.

Meski sempat mengalami gangguan teknis, pelaksanaan ujian CAT secara keseluruhan berlangsung lancar.

Kendala yang muncul terkait jaringan internet dapat segera diatasi oleh tim teknis sehingga tidak menghambat jalannya seleksi.

"Tadi memang ada kendala teknis yang berkaitan dengan sistem jaringan internet. Tak lama kok, ujian CAT tetap dapat terlaksana dengan baik. Alhamdulillah masih bisa ditangani oleh tim IT kita," ujarnya.

Panitia seleksi akan langsung mengumumkan hasil CAT pada Kamis (11/6/2026).

Dari seluruh peserta yang mengikuti tes, hanya 21 orang dengan hasil terbaik yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

"Besok hasil CAT akan langsung diumumkan. Dari seluruh peserta akan mengerucut menjadi 21 orang yang lolos ke tahapan selanjutnya," terang Syarifah.

Sebanyak 21 peserta yang lolos nantinya akan mengikuti tes psikologi pada 12 Juni 2026 di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR).

"Pada tanggal 12 Juni mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, sebanyak 21 peserta akan mengikuti psikotes di LPT Psikologi UIR. Seluruh peserta akan mengikuti tes secara bersamaan," tuturnya.

Menurut Syarifah, hasil psikotes akan menghasilkan nilai yang menjadi dasar pemeringkatan peserta.

Nilai tersebut akan digunakan untuk menentukan peserta dengan capaian terbaik.

"Nantinya akan langsung ada nilai hasil psikotes. Kami akan melihat peringkat berdasarkan nilai tertinggi hingga terendah untuk mengetahui siapa yang memperoleh hasil terbaik," katanya.

Setelah psikotes, para peserta akan menjalani tahap wawancara.

Lokasi pelaksanaannya masih menunggu keputusan rapat pleno panitia seleksi.

Dari 21 peserta tersebut, panitia akan kembali menyeleksi menjadi 14 nama terbaik.

Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada Komisi I DPRD Riau untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

Tahap akhir seleksi akan menghasilkan tujuh komisioner KPID Riau terpilih serta tujuh nama lainnya yang ditetapkan sebagai cadangan. (*)