Karhutla di Riau Nihil, BPBD Tetap Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
Seluruh titik kebakaran hutan dan lahan di Riau dinyatakan padam total per Sabtu (11/4/2026), termasuk yang terakhir di Kabupaten Bengkalis. Meski demikian, operasi modifikasi cuaca terus berjalan dengan total 35 ton garam sudah disemai
RINGKASAN BERITA:
- Karhutla terakhir di Bengkalis yang sempat membesar dan menimbulkan kabut asap kini dinyatakan padam total
- Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan bahkan di malam hari begitu awan potensial terdeteksi, dengan total 35 ton garam telah disemai
- OMC difokuskan di lima wilayah pesisir timur Riau: Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Dumai.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Seluruh titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau dinyatakan padam total pada Sabtu (11/4/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, memastikan tidak ada lagi titik api yang aktif di wilayahnya.
Titik Karhutla terakhir yang berhasil dipadamkan berlokasi di Kabupaten Bengkalis, yang sebelumnya sempat dilaporkan meluas dan menimbulkan kabut asap di sekitar wilayah tersebut.
"Karhutla di Riau dilaporkan sudah nihil. Beberapa lokasi Karhutla yang sebelumnya sempat ada saat ini sudah padam total," ujar Edy.
Meski kondisi sudah terkendali, Edy menegaskan upaya pencegahan tidak ikut dihentikan.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap dijalankan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali muncul, terutama di wilayah-wilayah yang rentan.
"Meskipun Karhutla sudah nihil, upaya pencegahan tetap dilakukan, seperti pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca," sebutnya.
OMC dilaksanakan secara responsif setiap kali awan potensial terdeteksi, tanpa terkecuali pada malam hari.
Hingga saat ini, total garam yang telah disemai dalam operasi ini mencapai 35 ton.
Kegiatan OMC yang sedang berjalan merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya operasi serupa dilaksanakan pada awal Februari lalu.
Wilayah sasaran difokuskan di kawasan pesisir timur Riau, meliputi Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai. (*)


