Pemko Pekanbaru Cek Instalasi Listrik Gratis di Permukiman Padat untuk Cegah Kebakaran

Pemko Pekanbaru bersama PLN dan AKLI akan melakukan inspeksi instalasi listrik gratis di kawasan padat penduduk mulai 3 Juni 2026. Program ini menyasar rumah warga berisiko tinggi guna mencegah kebakaran akibat korsleting listrik.

Pemko Pekanbaru Cek Instalasi Listrik Gratis di Permukiman Padat untuk Cegah Kebakaran
Pelaksana Harian (Plh) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menyebut Pemko bersama PLN dan AKLI akan melakukan inspeksi instalasi listrik gratis di kawasan padat penduduk mulai 3 Juni 2026. (Sumber: pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemko Pekanbaru bersama PLN dan AKLI memeriksa instalasi listrik gratis di kawasan padat penduduk mulai 3 Juni 2026.
  • Program ini menyasar rumah warga rawan kebakaran akibat kabel rusak dan colokan listrik bertumpuk.
  • Pemko menyiapkan bantuan penggantian instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu dan menargetkan hingga 2.000 rumah.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai melakukan langkah pencegahan kebakaran dengan menggandeng PLN dan Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) untuk memeriksa instalasi listrik rumah warga secara gratis.

Program tersebut difokuskan pada kawasan padat penduduk yang dinilai rawan kebakaran akibat kondisi instalasi listrik yang tidak layak.

Pelaksana Harian (Plh) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan program itu merupakan instruksi langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyusul meningkatnya kasus kebakaran dalam beberapa waktu terakhir.

“Wali kota meminta kawasan padat penduduk, terutama permukiman masyarakat miskin yang rumahnya berhimpitan dan sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran, menjadi prioritas penanganan,” ujarnya di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau-Kepri, Senin (25/5/2026).

Program inspeksi instalasi listrik dijadwalkan mulai berjalan pada 3 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.

Pada tahap awal, tim gabungan akan memeriksa 100 rumah warga di kawasan padat penduduk.

Pemeriksaan meliputi jaringan listrik PLN, meteran, hingga instalasi listrik di dalam rumah warga, termasuk kondisi kabel, sambungan listrik, dan stopkontak.

Menurut Zulhelmi, salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemukan berasal dari penggunaan colokan listrik bertumpuk dan sambungan kabel yang tidak sesuai standar.

“Banyak colokan listrik dipakai untuk berbagai sambungan secara bertumpuk. Itu sangat berbahaya karena bisa menimbulkan percikan api,” ungkap Ami, sapaan akrabnya.

Selain itu, tim juga akan memeriksa instalasi listrik yang sudah tua atau kabel yang rusak akibat usia pemakaian maupun gangguan hewan.

Jika hasil inspeksi menunjukkan instalasi masih aman, maka tidak dilakukan perbaikan.

Namun, apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan, penggantian material akan dilakukan secara gratis bagi warga kurang mampu.

“Kalau memang harus diganti, nanti pemko yang membantu biaya penggantiannya. Ini khusus bagi masyarakat miskin,” jelasnya.

Sementara itu, untuk rumah kontrakan atau rumah petak yang disewakan, Pemko Pekanbaru meminta pemilik bangunan turut bertanggung jawab memperbaiki instalasi listrik di properti mereka.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan pemerintah tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, program inspeksi listrik gratis ini akan diperluas ke lebih banyak rumah warga di Pekanbaru.

“Nanti, program tersebut akan kami diperluas. Wali Kota Pekanbaru telah menginstruksikan penganggaran program hingga menjangkau sekitar 2.000 rumah warga,” sebut Ami. (*)