DPRD Pekanbaru Ingatkan Warga Waspada Saat Mudik, Rumah Kosong dan Keamanan Jadi Sorotan
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat mudik, terutama terkait keamanan rumah dan perjalanan.
RINGKASAN BERITA:
- Warga diminta waspada meninggalkan rumah kosong saat mudik Lebaran.
- Pemudik diimbau mengantisipasi risiko perjalanan dan potensi bencana.
- Pendatang pasca Lebaran harus tertib administrasi kependudukan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Risiko keamanan saat musim mudik Lebaran menjadi perhatian serius DPRD Kota Pekanbaru.
Warga yang meninggalkan rumah untuk pulang kampung diimbau meningkatkan kewaspadaan guna mencegah potensi tindak kriminal maupun gangguan keamanan lingkungan.
Imbauan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi, yang menekankan pentingnya antisipasi sejak sebelum keberangkatan mudik.
“Pastikan sebelum berangkat sudah berkoordinasi dengan RT/RW setempat agar keamanan lingkungan tetap terpantau,” kata Azwendi, Selasa (17/3/2026).
Selain keamanan rumah yang ditinggal, ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati selama perjalanan menuju kampung halaman.
Faktor keselamatan, termasuk potensi bencana di jalur mudik, diminta menjadi perhatian utama.
“Kita tidak pernah tahu kondisi di perjalanan. Karena itu, penting untuk mengantisipasi kemungkinan bencana atau situasi darurat lainnya,” tutur politisi Partai Demokrat ini.
Tak hanya itu, Azwendi turut menyoroti fenomena arus urbanisasi pasca Lebaran, di mana banyak pendatang datang ke kota untuk mencari pekerjaan.
Pemerintah, menurutnya, tetap terbuka terhadap pendatang, namun harus diiringi dengan kepatuhan administrasi.
“Kita selalu terbuka kepada siapapun, tetapi harus tertib administrasi. Misalnya memiliki KTP dan identitas diri yang mungkin perlu dilengkapi oleh para pencari kerja baru,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan adanya potensi peningkatan kriminalitas selama musim mudik, sehingga diperlukan penguatan pengamanan di tingkat lingkungan hingga kota.
Untuk itu, Azwendi mendorong optimalisasi peran aparat seperti Satpol PP serta pemanfaatan layanan darurat Pemerintah Kota Pekanbaru.
“Layanan ini sudah terintegrasi dengan berbagai instansi seperti Damkar, Satpol PP, Dishub hingga Polsek setempat. Jadi pastikan masyarakat itu aman,” kata Azwendi. (*)


