Lima Pemuda Disabilitas Siak Dikirim ke Bogor Ikuti Pelatihan Vokasional Kemensos

Lima penyandang disabilitas asal Kabupaten Siak mengikuti pelatihan vokasional di Bogor selama enam bulan melalui program Kementerian Sosial untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja.

Lima Pemuda Disabilitas Siak Dikirim ke Bogor Ikuti Pelatihan Vokasional Kemensos
Bupati Siak Afni Zulkifli mengelus kepada seorang pemuda disabilitas saat hendak dilepas mengikuti pelatihan keterampilan di Bogor, Kamis (7/5/2026). (Sumber: siakkab.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Lima pemuda disabilitas Siak mengikuti pelatihan vokasional Kemensos di Bogor selama enam bulan.
  • Muammar mengaku terharu mendapat kesempatan belajar keterampilan las.
  • Pemkab Siak memastikan peserta tetap mendapat pendampingan selama pelatihan.

RIAUCERDAS.COM, SIAK - Kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan di Bogor menjadi momen emosional bagi Muammar (22), pemuda disabilitas asal Kampung Pusako, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

Ia menjadi salah satu dari lima peserta yang diberangkatkan mengikuti program pelatihan vokasional Kementerian Sosial di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor.

Muammar tampak haru saat dilepas langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli, Kamis (7/5/2026). Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Terimakasih bu, atas dukungannya. Saya tak menyangka bisa mengikuti pelatihan ini, tentu ini kesempatan bagi saya untuk belajar agar lebih produktif dan ilmu yang didapat bisa diterapkan nantinya,” tutur Muammar.

Selama enam bulan ke depan, Muammar akan mengikuti pelatihan bidang las.

Sementara peserta lainnya mendapatkan pelatihan di bidang elektro dan keterampilan lain sesuai kemampuan masing-masing.

Ia mengaku ingin memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan kemampuan dan lebih mandiri di masa depan.

“Alhamdulillah, saya terharu dengan kondisi seperti ini, bisa diberikan kesempatan untuk menimba ilmu yang lebih tinggi lagi, saya akan bersungguh-sungguh belajar,” katanya.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan program pelatihan tersebut diharapkan menjadi jalan bagi penyandang disabilitas untuk lebih siap bersaing di dunia kerja.

“Selamat belajar kepada anak-anak istimewa kami, semoga dengan adanya program pelatihan ini bisa memberikan ilmu yang berguna baik untuk diri sendiri, keluarga maupun Kabupaten Siak," ujar bupati.

Ia juga memastikan peserta tetap mendapat pendampingan dari Dinas Sosial PPPA Kabupaten Siak selama menjalani pelatihan di Bogor.

Program pelatihan vokasional gelombang I tahun 2026 itu berlangsung mulai 22 April hingga 22 Oktober 2026 di STIS Bogor.

Adapun lima peserta asal Kabupaten Siak yang mengikuti pelatihan yakni Wahyu Ridho Padli dari Tambak Rejo, Sungai Mempura; M Syuhada dari Bandar Sungai; Muammar dari Dusun Pusako-Pusako; Hafiz Syahputra dari Teluk Kemas, Minas Timur; dan Davin Fatuh Gaulay dari Dayun. (*)