FK Unri Kembangkan 15 Prodi, Mayoritas Mahasiswa Berasal dari Daerah di Riau

Fakultas Kedokteran Universitas Riau terus memperluas pendidikan tenaga kesehatan dengan mengelola 15 program studi aktif dan menyiapkan Program Doktor Ilmu Kedokteran. Lebih dari 70 persen mahasiswanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

FK Unri Kembangkan 15 Prodi, Mayoritas Mahasiswa Berasal dari Daerah di Riau
Wakil Dekan I FK Universitas Riau, Maya Savira bersama jajaran foto bersama saat melakukan audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Rabu (5/8/2026). (Sumber::Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • FK Universitas Riau kini mengelola 15 program studi aktif dan bersiap membuka Program Doktor (S3) Ilmu Kedokteran.
  • Lebih dari 70 persen mahasiswa FK Unri merupakan putra-putri daerah yang berasal dari hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau.
  • Plt Gubernur Riau mengapresiasi perkembangan FK Unri, termasuk keberadaan Program Studi Kedokteran Hewan yang dinilai mendukung kebutuhan layanan pemerintah daerah.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (Unri) terus memperkuat perannya dalam mencetak tenaga kesehatan di daerah dengan mengembangkan 15 program studi (Prodi) yang aktif serta menyiapkan pembukaan Program Doktor (S3) Ilmu Kedokteran.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga medis di Provinsi Riau dan wilayah sekitarnya.

Perkembangan tersebut disampaikan Wakil Dekan I FK Unri, Maya Savira, saat melakukan audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Rabu (5/8/2026).

Maya menjelaskan, Fakultas Kedokteran Universitas Riau lahir dari inisiatif Pemerintah Provinsi Riau sekitar 25 tahun lalu.

Menurutnya, pembentukan fakultas tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan tenaga dokter.

"Saya akan bercerita sedikit tentang sejarah Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Karena seyogyanya Fakultas Kedokteran Unri ini memang 25 tahun yang lalu terbentuknya diinisiasi oleh Pemprov Riau, waktu itu zaman Pak Saleh Djasit," terangnya.

Ia mengatakan, tujuan awal pendirian Program Pendidikan Dokter (PPD) adalah agar masyarakat Riau dapat memperoleh pelayanan kesehatan di daerah sendiri sekaligus melahirkan dokter-dokter yang berasal dari Riau.

"Tujuan awal Pemprov Riau, mempunyai cita-cita bahwa penduduk kita ini dapat berobat dengan nyaman disini dan lahir dokter-dokter asal Riau. Jadi, pada 25 September 2001 diresmikanlah bermula dari Program Pendidikan Dokter (PPD)," ungkap dia.

Menurut Maya, perjalanan FK Unri terus berkembang setelah dilakukan evaluasi oleh pemerintah pusat.

Pada 2004, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melakukan peninjauan terhadap kesiapan kampus sebelum status Program Pendidikan Dokter ditingkatkan menjadi Fakultas Kedokteran.

"Kemudian pada tahun 2004 Dirjen Dikti meninjau langsung kesiapan kampus baru, mengubah status PPD menjadi FK Unri. Alhamdulillah saat ini, Fakultas Kedokteran Universitas Riau memiliki total 15 program studi yang aktif berjalan," terangnya.

Selain pendidikan dokter umum, FK Unri kini telah membuka berbagai program baru, termasuk Program Studi Kedokteran Hewan, program magister, serta memperluas Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Dalam waktu dekat, fakultas tersebut juga berencana membuka Program Doktor Ilmu Kedokteran.

"FK Unri telah berkembang pesat dengan menambah prodi kedokteran hewan, magister, serta melakukan ekspansi besar pada Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Insyaallah dalam beberapa waktu dekat kami akan membuka S3 Ilmu Kedokteran," ungkap Maya.

Dia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen mahasiswa FK Unri merupakan putra-putri asal Provinsi Riau yang berasal dari hampir seluruh kabupaten dan kota.

"Nah, adapun mahasiswa yang kami terima itu boleh dikatakan lebih dari 70 persen itu adalah putra putri daerah Riau. Rata-rata perwakilan 12 kabupaten/kota hampir ada di FK Unri," katanya.

Menjelang peringatan Milad ke-25, FK Unri mengundang Plt Gubernur Riau SF Hariyanto untuk menghadiri perayaan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas peran Pemerintah Provinsi Riau dalam sejarah berdirinya fakultas.

"Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini fakultas kami akan menggelar perayaan Milad ke-25 tahun. Mengingat perjalanan FK Unri sangat berkaitan dengan Pemprov Riau, kami menjemput Pak SF Hariyanto dapat bisa berkumpul hadir bersama kami," ujarnya.

Menanggapi hal itu, SF Hariyanto mengapresiasi perkembangan FK Unri yang dinilainya telah melahirkan banyak tenaga medis berkualitas.

Ia juga menilai keberadaan Program Studi Kedokteran Hewan sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah, khususnya untuk mendukung layanan klinik hewan di bawah Dinas Peternakan.

"FK Unri ini sangat bagus sekali, sudah banyak dokter-dokter terbaik lulusan dari situ. Apalagi ada studi kedokteran hewan, karena kami di UPT Dinas Peternakan terdapat klinik hewan tentu membutuhkan dokternya," tuturnya.

Terkait undangan menghadiri Milad ke-25 FK Unri, SF Hariyanto menyatakan menyambut baik undangan tersebut.

Namun, ia belum dapat memastikan kehadirannya karena harus menyesuaikan dengan agenda pemerintahan.

"Untuk kehadiran saya pada peringatan Milad FK Unri, nanti akan kita kondisikan. Karena saya tidak mau berjanji, soalnya takut ada rapat mendadak atau menghadiri agenda Bapak Presiden RI." tandasnya. (*)