Pemkab Kampar Mulai Diklat Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter Pancasila

Pemerintah Kabupaten Kampar memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2026 yang diikuti 30 peserta terpilih. Program ini disebut sebagai bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

Pemkab Kampar Mulai Diklat Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter Pancasila
Pemkab Kampar memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi 30 anggota Paskibraka Kabupaten Kampar 2026, Minggu (2/8/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemkab Kampar memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi 30 anggota Paskibraka Kabupaten Kampar 2026.
  • Program Paskibraka ditegaskan sebagai proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, bukan sekadar menyiapkan petugas pengibar bendera.
  • Dari ratusan peserta seleksi, 30 orang lolos di tingkat kabupaten dan empat orang berhasil mewakili Kampar di tingkat Provinsi Riau.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.

Langkah itu sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter Pancasila, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki semangat nasionalisme.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Stanum Resort, Bangkinang Kota, Minggu (2/8/2026).

Pemusatan pendidikan dan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar, Drs. Mahadi, M.H., yang mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T.

Dalam sambutan Bupati Kampar yang dibacakannya, Mahadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi.

"Selamat kepada seluruh peserta Paskibraka yang telah terpilih berdasarkan perjuangan dan hasil yang diperoleh melalui berbagai tahapan seleksi. Keberhasilan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab," terang Mahadi.

Ia menjelaskan bahwa program Paskibraka tidak hanya bertujuan menyiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi calon pemimpin bangsa yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Mahadi menyebut para peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang telah melalui tahapan seleksi yang ketat.

Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya 30 orang dinyatakan lolos sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Kampar, sementara empat peserta lainnya terpilih mewakili Kabupaten Kampar di tingkat Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa tugas sebagai anggota Paskibraka memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan seremonial karena mencerminkan nilai patriotisme, nasionalisme, kedisiplinan, dan pengabdian kepada bangsa serta negara.

"Kalian akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi," ujarnya.

Selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, seluruh peserta diminta mematuhi tata tertib serta mengikuti setiap arahan dari pelatih dan pembina dengan sungguh-sungguh.

Mahadi juga mengapresiasi dukungan orang tua dan wali yang telah mendampingi para peserta sejak proses seleksi hingga memasuki masa pelatihan.

Ia berharap doa dan motivasi dari keluarga terus mengiringi para peserta agar mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan baik.

Di akhir sambutannya, Mahadi mengajak para pelatih dan pembina untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, dan kepemimpinan kepada seluruh peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lahir generasi muda yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Anita Suryati, S.Sos., M.Si., para pelatih dan pembina Paskibraka, serta orang tua dan wali peserta..(*)