Pemkab Kampar Matangkan Persiapan EPSS 2026, Fokus Perkuat Kualitas Data Statistik

Pemkab Kampar mulai mempersiapkan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral 2026. Koordinasi lintas OPD dilakukan untuk meningkatkan kualitas data sebagai dasar pembangunan.

Pemkab Kampar Matangkan Persiapan EPSS 2026, Fokus Perkuat Kualitas Data Statistik
Foto bersama usai rapat Tim Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKP3) yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar, Lukmansyah Badoe, pada Senin (6/4/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemkab Kampar mulai persiapan EPSS 2026 dengan fokus pada kualitas data.
  • Seluruh OPD diminta aktif berkontribusi dalam penyusunan statistik sektoral.
  • Pembinaan statistik menjadi langkah strategis untuk perencanaan pembangunan.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar mulai mematangkan persiapan menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026 dengan menekankan penguatan tata kelola data yang akurat dan terintegrasi.

Langkah ini dibahas dalam rapat Tim Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKP3) yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar, Lukmansyah Badoe, pada Senin (6/4/2026).

Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah strategis disusun guna mendukung kelancaran pelaksanaan EPSS, di antaranya pembentukan Surat Keputusan Tim Penyelenggara Indeks (TPI), pengisian dokumen pendukung penilaian, serta persiapan pembinaan statistik sektoral untuk tahun 2026.

Selain itu, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta mengidentifikasi kegiatan statistik yang akan menjadi bahan pembinaan ke depan.

Lukmansyah menegaskan bahwa sinergi antar-OPD menjadi kunci utama dalam memenuhi indikator penilaian EPSS dan meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.

“Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi lintas OPD, diharapkan Kabupaten Kampar dapat memperoleh hasil penilaian EPSS yang optimal sekaligus memperkuat tata kelola data statistik sektoral,” ujar Lukmansyah.

Rapat juga membahas penyusunan rencana kerja pembinaan statistik sektoral sebagai langkah lanjutan untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan data di daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar, Pozalnda, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.

Melalui koordinasi ini, pemerintah daerah berharap kesiapan menghadapi EPSS dapat berjalan optimal sekaligus mendorong peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. (*)