Bupati Rohul Bentuk Tim Khusus Awasi Pajak PKS demi Dongkrak PAD
Rokan Hulu segera membentuk tim optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pabrik kelapa sawit untuk memperkuat pengawasan pajak dan retribusi daerah.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rohul akan membentuk tim khusus pengawasan pajak pabrik kelapa sawit.
- Kecamatan hingga pemerintah desa dilibatkan dalam pendataan potensi PAD.
- Penguatan PAD disebut penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai memfokuskan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pabrik kelapa sawit (PKS).
Langkah itu ditandai dengan rencana pembentukan tim khusus yang akan melakukan pendataan dan pengawasan langsung terhadap objek pajak dan retribusi di seluruh PKS di Rohul.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Rohul Anton dalam rapat Sosialisasi Perhitungan Potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di rumah dinas bupati, Selasa (19/5/2026).
"Tim optimalisasi pendapatan daerah dari sektor PKS di Rohul akan dibentuk," ujar Anton.
Dalam rapat tersebut turut hadir Pj Sekda Rohul Yusmar, Plt Kepala Bapenda Zulheri, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.
Anton menjelaskan tim yang dibentuk nantinya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aktivitas usaha PKS telah memenuhi kewajiban pajak dan retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, seluruh OPD harus bergerak bersama dalam menggali sumber-sumber PAD guna memperkuat kemampuan fiskal daerah.
Ia menilai masih terdapat potensi penerimaan daerah yang belum tergarap optimal akibat lemahnya koordinasi antarlembaga.
Selain OPD, pemerintah kecamatan hingga desa juga akan dilibatkan dalam proses pendataan potensi pajak dan retribusi daerah.
"Karena mereka yang paling mengetahui potensi usaha yang di wilayah kerjanya. Data dari bawah sangat penting untuk mendukung optimalisasi penerimaan target PAD Rohul," terang dia.
Pemkab Rohul menilai penguatan PAD menjadi langkah penting untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat sinergi dalam memetakan dan mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah, terutama dari sektor perkebunan dan industri kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi Rohul. (*)