Open House Pejabat Rohul Dibatasi Sehari, Ikuti Edaran Mendagri Kurangi Seremonial Lebaran

Pemkab Rokan Hulu menggelar open house satu hari dengan konsep sederhana, menyesuaikan imbauan pemerintah pusat untuk mengurangi kegiatan seremonial.

Open House Pejabat Rohul Dibatasi Sehari, Ikuti Edaran Mendagri Kurangi Seremonial Lebaran
Ucapan selamat Idulfitri dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kamis (26/3/2026), Pemkab Rohul berencana menggelar Open House Idulfitri. (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Open house pejabat Rohul hanya digelar satu hari sesuai edaran Mendagri.
  • Kegiatan dibuat sederhana dan terbuka untuk seluruh masyarakat.
  • Pemerintah dorong pengurangan seremonial dan fokus pada kegiatan bermanfaat.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pelaksanaan open house Idulfitri di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun ini berlangsung berbeda. 

Pemerintah daerah membatasi kegiatan silaturahmi pejabat hanya satu hari sebagai tindak lanjut imbauan pemerintah pusat untuk menekan kegiatan seremonial.

Empat pimpinan daerah, yakni Bupati Anton, Wakil Bupati Syafaruddin Poti, Sekda M. Zaki, serta Ketua DPRD Sumiartini dijadwalkan membuka rumah dinas masing-masing bagi masyarakat pada Kamis (26/3/2026).

Kabag Protokol dan Dokumentasi Pimpinan Setda Rohul, Rio Pratama, mengatakan kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan dapat dihadiri seluruh lapisan masyarakat.

"Pemkab Rohul akan menggelar open house Kamis besok di rumah dinas masing-masing," kata Rio, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, konsep kegiatan tahun ini dibuat lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berlangsung beberapa hari.

"Karena kita ngikut SE Mendagri, makanya hanya satu hari. Biasanya 3 - 5 hari. Sederhana nanti kita buat acaranya," ucapnya.

Kebijakan pembatasan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/3245/SJ tertanggal 17 Maret 2026, yang mengimbau pemerintah daerah mengurangi kegiatan seremonial dalam perayaan Idulfitri.

Imbauan tersebut dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk adanya bencana di sejumlah wilayah serta dinamika global yang berdampak pada kehidupan masyarakat.

Pemerintah pusat juga mendorong agar momentum Lebaran lebih difokuskan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung, seperti santunan sosial dan aktivitas produktif lainnya.

Meski demikian, Pemkab Rohul tetap membuka ruang silaturahmi antara masyarakat dan pimpinan daerah melalui open house, namun dengan pendekatan yang lebih sederhana dan efisien. (*)