Kemendikdasmen Targetkan 170 Ribu Siswa SMK Kantongi Sertifikasi Bahasa Inggris TOEIC

Kemendikdasmen memperluas program Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK Tahun 2026 dengan target sekitar 170 ribu siswa mengikuti sertifikasi TOEIC dan lebih dari 13 ribu siswa mengikuti sertifikasi bahasa asing non-Inggris.

May 22, 2026 - 09:22
 0
Kemendikdasmen Targetkan 170 Ribu Siswa SMK Kantongi Sertifikasi Bahasa Inggris TOEIC
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kesiapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi pasar kerja global melalui program Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK Tahun 2026. (Sumber: Kemendikdasmen)

RINGKASAN BERITA : 

  • Kemendikdasmen menargetkan 170 ribu siswa SMK mengikuti sertifikasi TOEIC pada 2026.
  • Program sertifikasi juga mencakup Bahasa Jepang, Korea, Mandarin, Arab, Jerman, dan Prancis.
  • Lebih dari 800 SMK di Indonesia terlibat dalam program sertifikasi Bahasa Inggris internasional.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kesiapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi pasar kerja global melalui program Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK Tahun 2026.

Dalam program tersebut, pemerintah menargetkan sekitar 170 ribu murid dari lebih dari 800 SMK di seluruh Indonesia mengikuti sertifikasi Bahasa Inggris melalui TOEIC.

Selain Bahasa Inggris, Kemendikdasmen juga membuka akses sertifikasi untuk sejumlah bahasa asing lain seperti Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Jerman, dan Prancis.

Program sertifikasi non-Bahasa Inggris itu telah menjangkau lebih dari 120 SMK dengan sasaran lebih dari 13 ribu murid di berbagai daerah.

Pemerintah menilai kemampuan bahasa asing kini menjadi kebutuhan penting bagi lulusan SMK untuk menghadapi persaingan kerja internasional yang semakin terbuka.

Melalui sertifikasi tersebut, siswa diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk bekerja, magang, maupun melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Sebagai bagian dari penguatan program, Kemendikdasmen juga menggelar Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK Tahun 2026 Tahap 2.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, SMK memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global.

“Kami ingin lulusan SMK Indonesia memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di dunia internasional. Mereka harus siap bekerja, berkarya, dan menunjukkan kualitas anak bangsa di mana pun berada,” kata Abdul Mu’ti.

Menurutnya, lulusan SMK tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga kerja, tetapi juga diharapkan mampu menjadi representasi positif Indonesia di dunia internasional.

“Dengan kemampuan bahasa asing, anak-anak SMK akan lebih percaya diri membuka peluang baru. Mereka tidak hanya pergi ke luar negeri untuk bekerja, tetapi juga membawa semangat, keterampilan, dan kebanggaan sebagai anak Indonesia,” terangnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin menyebut kemampuan bahasa asing kini menjadi salah satu faktor penting yang dilihat dunia kerja selain keterampilan teknis.

“Bahasa menjadi jembatan masa depan. Karena itu, lulusan SMK harus percaya diri untuk bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga internasional,” ujar Tatang.

Ia menambahkan, pemerintah ingin memastikan lulusan SMK memiliki kesiapan yang lebih lengkap, baik dari sisi kompetensi teknis maupun kemampuan komunikasi dan adaptasi di lingkungan global.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa asing, program ini juga diharapkan memperkuat soft skill siswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Bimbingan teknis yang dilaksanakan Kemendikdasmen turut menjadi sarana penyamaan visi bagi sekolah penerima bantuan agar pelaksanaan program berjalan profesional dan tepat sasaran.

Melalui perluasan program sertifikasi bahasa asing ini, pemerintah berharap semakin banyak lulusan SMK Indonesia memiliki keberanian untuk bersaing di tingkat internasional sekaligus mengambil peran dalam pembangunan bangsa di masa depan. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow