Kampar Bidik Predikat Kabupaten Sangat Inovatif, Bappeda Dampingi 200 Lebih Peserta
Pemerintah Kabupaten Kampar menargetkan predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2026 dengan membidik nilai 90. Untuk mencapai target tersebut, Bappeda memberikan pendampingan kepada lebih dari 200 peserta dari OPD, kecamatan, UPTD, dan pemerintah desa dalam penyusunan dokumen inovasi.
RINGKASAN BERITA:
- Kabupaten Kampar menargetkan nilai 90 pada IGA 2026 untuk meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif.
- Lebih dari 200 peserta dari OPD, kecamatan, UPTD, dan pemerintah desa mendapat pendampingan penyusunan dokumen inovasi.
- Mayoritas inovasi yang diajukan merupakan inovasi penerapan yang telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan peningkatan pelayanan publik.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar memasang target meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar memberikan pendampingan penyusunan dan penginputan dokumen inovasi kepada lebih dari 200 peserta dari berbagai perangkat daerah.
Pendampingan dilaksanakan dalam dua tahap di Ruang Rapat Gulamo Bappeda Kabupaten Kampar.
Tahap pertama berlangsung pada 2–9 Juni 2026 bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sedangkan tahap kedua digelar pada 25 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk UPTD bidang kesehatan, UPTD bidang pendidikan, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi penilaian IGA Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Bappeda Kabupaten Kampar melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Dhesy Elyanti, mengatakan pendampingan dilakukan agar seluruh perangkat daerah mampu menyusun dokumen inovasi secara lengkap dan sesuai indikator penilaian.
"Bappeda memberikan pendampingan dengan menjelaskan teknis penginputan dokumen sekaligus membantu memberikan solusi apabila peserta mengalami kendala selama proses penginputan," ujar Dhesy Elyanti didampingi Fungsional Perencana Ahli Muda Bappeda Kampar Syahrizal, Jumat (3/7/2026).
Menurut Dhesy, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari OPD, kecamatan, pemerintah desa, UPTD kesehatan atau puskesmas, serta UPTD pendidikan jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Ia menyebut seluruh rangkaian pendampingan berlangsung lancar dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Para peserta juga sangat aktif berkonsultasi dan mengikuti setiap tahapan penginputan," kata dia.
Dari hasil pendampingan, Bappeda mengidentifikasi tiga kategori inovasi yang diajukan, yakni inovasi baru, inovasi uji coba, dan inovasi penerapan.
Mayoritas dokumen yang diinput merupakan inovasi penerapan.
"Sesuai dengan harapan kita inovasi yang diinput sebagian besar adalah inovasi penerapan dan inovasi penerapan ini manfaatnya akan dan telah dirasakan langsung oleh masyarakat dan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik," paparnya.
Dhesy menilai inovasi menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui inovasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong seluruh OPD, kecamatan, UPTD, dan pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas implementasi inovasi beserta kelengkapan dokumen pendukung agar memperoleh hasil maksimal dalam penilaian IGA.
Pada IGA 2026, Kabupaten Kampar menargetkan nilai 90 sehingga dapat meningkatkan status dari Kabupaten Inovatif menjadi Kabupaten Sangat Inovatif.
"Kami optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan, komitmen, dan kerja sama seluruh perangkat daerah serta seluruh pihak yang terlibat dalam penilaian inovasi. Insya Allah, Kabupaten Kampar dapat meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada tahun ini," kata dia. (Adv)