UIN Suska Riau Tuntaskan Dokumen Pembukaan Fakultas Kedokteran

UIN Sultan Syarif Kasim Riau menyelesaikan finalisasi dokumen akademik dan administrasi sebagai syarat pembukaan Fakultas Kedokteran serta Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter. Penyusunan dilakukan bersama tim pembina dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

UIN Suska Riau Tuntaskan Dokumen Pembukaan Fakultas Kedokteran
Suasana Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Review, Finalisasi Borang dan Dokumen Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Studi Profesi Dokter UIN Suska Riau Tahun 2026" beberapa hari lalu. (Sumber: UIN Suska)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau menyelesaikan dokumen studi kelayakan, kurikulum, hingga borang sebagai syarat pembukaan Fakultas Kedokteran.
  • Penyusunan dokumen melibatkan tim pembina dari FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan para dokter yang akan menjadi tenaga pengajar.
  • Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan kesiapan instrumen akademik serta sumber daya manusia untuk mendukung pembukaan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menuntaskan penyusunan berbagai dokumen utama sebagai persyaratan pembukaan Fakultas Kedokteran serta Program Studi Kedokteran dan Program Studi Profesi Dokter.

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendirian fakultas baru yang tengah dipersiapkan kampus.

Finalisasi dilakukan melalui "Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Review, Finalisasi Borang dan Dokumen Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Studi Profesi Dokter UIN Suska Riau Tahun 2026" yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 di Auditorium Lantai V Gedung Rektorat UIN Suska Riau.

Dalam kegiatan tersebut, UIN Suska Riau menggandeng Tim Pembina dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Bersama tim dokter yang telah berkomitmen bergabung, mereka menyusun sekaligus menyempurnakan seluruh instrumen akademik yang menjadi syarat pembukaan program studi.

Fokus pembahasan mencakup penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), metode pembelajaran klinis, hingga sistem penilaian pendidikan kedokteran yang mengacu pada standar nasional.

Di bawah pendampingan para pakar, yakni Dr. dr. Nurlaili Susanti, M. Biomed, dr. Putri Wulan Akbar, M.KedTrop, Sp.PK, dan Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med.Ed., tim berhasil menyusun rencana pembelajaran untuk masing-masing lima mata kuliah unggulan pada jenjang sarjana maupun profesi dokter.

Hasil workshop tersebut meliputi penyelesaian Dokumen Studi Kelayakan, Naskah Akademik Fakultas Kedokteran, Dokumen Kurikulum, hingga Borang Instrumen Minimum sebagai bagian dari persyaratan pembukaan program studi.

Selain penyusunan dokumen, kegiatan itu juga menunjukkan kesiapan sumber daya manusia yang akan mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran di UIN Suska Riau.

Para dokter spesialis, dokter berkualifikasi magister, dan dokter umum terlibat langsung dalam proses penyusunan instrumen akademik.

Pada hari terakhir pelaksanaan workshop, Jumat (26/6/2026), dilakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kesiapan internal yang dipimpin Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA.

Dalam proses evaluasi tersebut, kesiapan dokumen serta kekuatan sumber daya manusia yang dipersiapkan UIN Suska Riau mendapat penilaian positif.

Keterlibatan tim dokter sejak tahap penyusunan hingga finalisasi dokumen dinilai memperkuat pemenuhan standar regulasi nasional penjaminan mutu pendidikan kedokteran.

Melalui penyelesaian dokumen dan pembinaan yang dilakukan bersama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Suska Riau menyatakan optimistis dapat menghadirkan Fakultas Kedokteran yang unggul dan berkualitas di Provinsi Riau. (*)