Kampar Angkat Simbol Al-Qur'an dan Tasbih di Pawai Ta'aruf MTQ Riau 2026

Kabupaten Kampar menghadirkan miniatur Al-Qur'an dan tasbih sebagai simbol utama dalam Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuantan Singingi. Simbol tersebut menjadi representasi komitmen daerah dalam menjaga nilai-nilai Islam sekaligus mempertegas identitas Kampar sebagai Serambi Mekkah Riau.

Kampar Angkat Simbol Al-Qur'an dan Tasbih di Pawai Ta'aruf MTQ Riau 2026
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar menyerahkan miniatur Al-Qur'an dan tasbih kepada Gubernur Riau SF Hariyanto di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026). Penyerahan di sela Pawai Taa'ruf Musabaqah Tilawatil Quran. (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA:

  • Kabupaten Kampar menjadikan miniatur Al-Qur'an dan tasbih sebagai simbol utama pada Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau.
  • Simbol tersebut menegaskan komitmen Kampar mempertahankan identitas sebagai daerah religius yang dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah Riau.
  • Bupati Ahmad Yuzar menyatakan pembangunan bidang keagamaan terus diperkuat melalui pembinaan generasi Qur'ani, pendidikan agama, dan pemberdayaan rumah ibadah.

RIAUCERDAS.COM, KUANTAN SINGINGI - Kabupaten Kampar memilih menampilkan simbol keagamaan sebagai identitas utama pada Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau.

Miniatur Al-Qur'an dan tasbih yang diserahkan kepada Gubernur Riau menjadi pesan bahwa Kampar terus mempertahankan karakter daerah yang religius dan berbudaya Islami.

Penyerahan cenderamata dilakukan Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar kepada Gubernur Riau SF Hariyanto di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).

Prosesi tersebut turut disaksikan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Provinsi Riau, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi pawai.

Miniatur Al-Qur'an dan tasbih yang dikemas dalam kotak kaca itu tidak sekadar menjadi cenderamata, tetapi juga menjadi lambang komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menjaga, melestarikan, dan mengamalkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui simbol tersebut, Kampar kembali menegaskan identitasnya sebagai Serambi Makkah Riau yang dikenal memiliki kehidupan keagamaan yang kuat dan menyatu dengan budaya masyarakat.

Bupati Ahmad Yuzar mengatakan partisipasi Kabupaten Kampar dalam Pawai Ta'aruf membawa pesan mengenai karakter masyarakat yang menjadikan Al-Qur'an dan ajaran Islam sebagai pedoman kehidupan.

"Miniatur Al-Qur'an dan tasbih yang kami persembahkan merupakan gambaran masyarakat Kampar yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Ini menjadi simbol bahwa Kabupaten Kampar tetap berkomitmen mempertahankan jati dirinya sebagai negeri yang agamis, religius, dan berbudaya Islami," katanya.

Menurut Ahmad Yuzar, pemerintah daerah terus memperkuat pembangunan bidang keagamaan melalui pembinaan generasi Qur'ani, penguatan pendidikan agama, pemberdayaan rumah ibadah, serta berbagai kegiatan keislaman yang melibatkan masyarakat.

Ia juga menilai MTQ bukan hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, sekaligus memperkenalkan budaya dan nilai luhur yang dimiliki setiap daerah di Provinsi Riau.

Sementara itu, Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi seluruh peserta Pawai Ta'aruf yang menampilkan kreativitas dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, Pawai Ta'aruf menjadi salah satu rangkaian penting MTQ karena mampu mempererat persaudaraan antardaerah sekaligus menjadi media promosi identitas budaya dan potensi masing-masing kabupaten dan kota.

Pelaksanaan Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau berlangsung meriah. Ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai tampak antusias menyaksikan penampilan seluruh kafilah, termasuk kontingen Kabupaten Kampar yang tampil dengan nuansa Islami yang kental. (*)