Kemenag Dorong Dosen PTKIN Perbanyak Riset Berdampak, UIN Suska Riau Siapkan Percepatan Guru Besar

Kementerian Agama RI mendorong dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk menghasilkan riset dan publikasi ilmiah yang berdampak luas. Melalui program peningkatan kapasitas akademik di UIN Suska Riau, percepatan kenaikan jabatan akademik hingga guru besar menjadi salah satu fokus utama pengembangan kualitas dosen.

Kemenag Dorong Dosen PTKIN Perbanyak Riset Berdampak, UIN Suska Riau Siapkan Percepatan Guru Besar
Foto bersama usai kegiatan Program Unggulan Kemenag RI dalam Meningkatkan Kapasitas Akademik Dosen PTKIN untuk Riset dan Publikasi Ilmiah Berdampak yang digelar di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (25/6/2026). (Sumber: UIN Suska Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Kemenag RI mendorong dosen PTKIN menghasilkan riset dan publikasi ilmiah yang berdampak, bukan sekadar memenuhi syarat administratif.
  • UIN Suska Riau menargetkan percepatan kenaikan jabatan akademik bagi 123 dosen yang masih berstatus Asisten Ahli.
  • Regulasi baru dan strategi publikasi jurnal internasional diperkenalkan untuk mempercepat lahirnya guru besar di lingkungan PTKIN.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Upaya memperkuat kualitas riset dan publikasi ilmiah dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus digencarkan Kementerian Agama (Kemenag) RI. 

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui Program Unggulan Kemenag RI dalam Meningkatkan Kapasitas Akademik Dosen PTKIN untuk Riset dan Publikasi Ilmiah Berdampak yang digelar di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (25/6/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi PTKIN agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional melalui peningkatan produktivitas riset dan publikasi akademik yang berkualitas.

Kegiatan berlangsung di lantai 3 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Suska Riau, Dr. Harris Simaremare, M.T., yang hadir mewakili Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS., M.Si., Ak., CA.

Dalam sambutannya, Harris Simaremare menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemenag kepada UIN Suska Riau sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program peningkatan kapasitas akademik dosen tersebut.

Ia menegaskan bahwa penguatan riset dan publikasi ilmiah menjadi faktor penting dalam mendukung visi kampus untuk melahirkan akademisi yang Religius, Arif, Profesional, dan Inovatif (RAPI).

Menurutnya, peningkatan kualitas penelitian tidak lagi sekadar menjadi target institusi, melainkan kebutuhan untuk memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, Prof. Dr. Amirah Diniaty, M.Pd., Kons., mengungkapkan bahwa pengembangan karier akademik dosen menjadi salah satu perhatian utama fakultas.

Ia menyebut saat ini terdapat 123 dosen yang masih berada pada jenjang Asisten Ahli.

Karena itu, pihak fakultas berharap adanya strategi yang dapat mempercepat peningkatan jabatan akademik mereka menjadi Lektor Kepala hingga Guru Besar.

“Kami berharap ada arahan dan petunjuk strategis agar dosen-dosen Asisten Ahli dapat lebih cepat naik jabatan akademik, begitu juga Lektor Kepala yang berpotensi menjadi Guru Besar,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., yang hadir sebagai narasumber utama menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam aktivitas penelitian di lingkungan PTKIN.

Menurutnya, riset tidak boleh hanya dipandang sebagai syarat administratif untuk kenaikan jabatan akademik, tetapi harus menghasilkan publikasi yang memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Arskal juga menjelaskan berbagai strategi untuk meningkatkan peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional serta berbagai kemudahan regulasi penilaian angka kredit yang telah disiapkan Kemenag guna mendukung percepatan karier akademik dosen.

Melalui program ini, Kementerian Agama berharap lahir lebih banyak akademisi unggul dan guru besar baru di lingkungan PTKIN, termasuk di UIN Suska Riau, sehingga kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan bangsa. (*)