Rohul Percepat Reformasi Birokrasi, 29 ASN Ikuti Seleksi JPT Berbasis Manajemen Talenta

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar asesmen Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berbasis Manajemen Talenta yang diikuti 29 ASN. Langkah ini memperkuat komitmen daerah dalam menerapkan sistem merit dan menjadikan Rohul sebagai salah satu kabupaten pelopor reformasi birokrasi modern di Riau.

Rohul Percepat Reformasi Birokrasi, 29 ASN Ikuti Seleksi JPT Berbasis Manajemen Talenta
Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM tampak memimpin pelaksanaan uji Kompetensi dalam manajemen talenta pada Senin (22/5/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Sebanyak 29 ASN mengikuti asesmen JPT Pratama untuk mengisi delapan posisi kepala OPD yang kosong di lingkungan Pemkab Rohul.
  • Rokan Hulu menjadi salah satu dari dua kabupaten di Riau yang telah menerapkan sistem Manajemen Talenta untuk pengelolaan karier ASN.
  • Sistem baru ini dirancang untuk memastikan promosi jabatan berlangsung objektif, transparan, dan berbasis kompetensi serta kinerja.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan sistem Manajemen Talenta dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Sebanyak 29 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti asesmen untuk memperebutkan peluang menduduki sejumlah posisi strategis yang saat ini masih kosong di lingkungan pemerintah daerah.

Pelaksanaan asesmen berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rohul pada Senin (22/6/2026). 

Proses seleksi dilakukan langsung oleh Bupati Rohul Anton, ST, MM bersama Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si selaku komite, serta didampingi sejumlah pejabat yang tergabung dalam tim penilai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi sistem pengelolaan karier ASN berbasis kompetensi dan kinerja yang mulai diterapkan Pemerintah Kabupaten Rohul.

Melalui mekanisme ini, ASN yang memiliki potensi dan capaian kinerja terbaik diprioritaskan untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan.

Pada tahap awal, asesmen dilakukan untuk kebutuhan pengisian delapan organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Bapperida, Bappenda, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, BPKAD, DPPKB, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Penerapan Manajemen Talenta menempatkan Kabupaten Rohul sebagai salah satu daerah terdepan dalam reformasi birokrasi di Provinsi Riau.

Saat ini, Rohul tercatat sebagai salah satu dari dua kabupaten di Riau yang telah menerapkan sistem tersebut, bersama Kabupaten Siak.

Melalui pendekatan ini, pengelolaan sumber daya manusia aparatur dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan, mulai dari proses identifikasi talenta, pengembangan kapasitas, retensi, hingga penempatan pada jabatan yang sesuai dengan kompetensi.

Pemkab Rohul menilai sistem ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi.

Dengan demikian, promosi jabatan dan pengembangan karier ASN dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan berdasarkan kualifikasi serta kinerja yang terukur.

Selain itu, Manajemen Talenta juga diharapkan mampu menciptakan proses regenerasi kepemimpinan yang lebih terencana melalui penyiapan kader-kader ASN potensial untuk mengisi posisi strategis di masa mendatang.

Tidak hanya berorientasi pada pengembangan SDM, sistem tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan efektivitas birokrasi agar lebih adaptif dan responsif dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Melalui asesmen yang diikuti 29 ASN terbaik, Pemerintah Kabupaten Rohul berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin perangkat daerah yang memiliki kapasitas, inovasi, dan kemampuan manajerial dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Seleksi berbasis Manajemen Talenta ini sekaligus menjadi langkah konkret Pemkab Rohul dalam membangun birokrasi profesional yang berorientasi pada kinerja dan pelayanan publik yang lebih berkualitas. (adv)