Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Kampar Hasilkan 31 Kantong untuk PMI

Kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Kampar berhasil mengumpulkan 31 kantong darah. PMI Kabupaten Kampar menilai kegiatan tersebut menjadi kontribusi penting dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Kampar Hasilkan 31 Kantong untuk PMI
Suasana kegiatan donor darah Hari Bhayangkara ke-80 menghasilkan 31 kantong darah dari 65 peserta yang mendaftar. (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Kegiatan donor darah Hari Bhayangkara ke-80 menghasilkan 31 kantong darah dari 65 peserta yang mendaftar.
  • PMI Kampar menyebut kerja sama donor darah dengan Polres Kampar telah menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT Bhayangkara.
  • PMI berharap lebih banyak instansi pemerintah di Kampar menggelar donor darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah yang diselenggarakan Polres Kampar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 memberikan tambahan stok darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar.

Dari 65 peserta yang mendaftar, sebanyak 31 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di Aula Sanika Satyawada, lantai II Mapolres Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, pada Senin (22/6/2026).

Kegiatan donor darah dilaksanakan melalui kerja sama antara Polres Kampar dan PMI Kabupaten Kampar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara.

Proses pelaksanaan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dan berjalan lancar.

Ketua PMI Kabupaten Kampar H. Hendri melalui Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Kampar dr. Rica Amalia, M.K.M., mengatakan kerja sama donor darah antara Polri dan PMI telah menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Bhayangkara.

"Bersama Polri setiap tahunnya, di hari HUT Bhayangkara kerjasama dengan UDD PMI Cabang Kampar selalu mengadakan kegiatan donor darah dengan melibatkan anggota Polres Kampar dan utusan masing-masing Polsek yang ada di kabupaten Kampar," katanya, Selasa (23/6/2026).

Menurut dr. Rica Amalia, kegiatan donor darah menjadi salah satu upaya PMI Kabupaten Kampar dalam menjaga ketersediaan stok darah.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, UDD PMI Kampar secara rutin menggelar program mobile unit bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri, hingga sejumlah perusahaan yang telah menjalin kesepakatan kerja sama.

Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh peserta yang mendaftar dapat langsung mendonorkan darah.

Sebelum proses pengambilan darah dilakukan, peserta harus melewati tahapan pemeriksaan kesehatan atau skrining guna memastikan kelayakan sebagai pendonor.

"Dari 65 peserta yang terdaftar, hanya sebanyak 31 orang yang lolos scrining untuk dilakukan pengambilan darah," terang dia.

Dr. Rica berharap kegiatan donor darah semacam ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai instansi di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dan lembaga dalam kegiatan donor darah sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

"Semoga kegiatan ini bisa membantu sesama yang membutuhkan, karna setetes darah kita nyawa bagi sesama," ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan instansi pemerintah di Kabupaten Kampar sebagai bentuk kontribusi bersama dalam mendukung kesehatan dan keselamatan masyarakat. (Adv)