Ini Daftar 23 SMP Swasta yang Digandeng Pemko Pekanbaru untuk Sekolah Gratis
Pemerintah Kota Pekanbaru bekerja sama dengan 23 SMP swasta untuk memberikan pendidikan gratis bagi siswa. Program pembebasan biaya SPP selama tiga tahun ini menjadi langkah Pemko Pekanbaru dalam memperluas akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah.
RINGKASAN BERITA:
- Pemko Pekanbaru menggandeng 23 SMP swasta untuk menyediakan pendidikan gratis bagi siswa selama tiga tahun.
- Wali Kota Agung Nugroho menargetkan Pekanbaru menjadi daerah dengan zero anak putus sekolah.
- Program pembebasan SPP diharapkan memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat upaya pemerataan pendidikan dengan menggandeng 23 sekolah swasta tingkat SMP untuk menyediakan layanan pendidikan gratis bagi siswa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari target mewujudkan nol anak putus sekolah di Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan setiap anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh anak usia sekolah tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang menengah pertama.
"Maka tidak boleh lagi anak-anak di Pekanbaru yang putus sekolah. Pekanbaru harus zero anak putus sekolah," ujar Agung Nugroho, Senin (22/6/2026).
Untuk mendukung program tersebut, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menjalin kerja sama dengan 23 SMP swasta yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Melalui kerja sama itu, siswa yang bersekolah di sekolah-sekolah mitra akan mendapatkan pembebasan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama tiga tahun masa pendidikan.
Sekolah yang terlibat dalam program ini yaitu;
- SMP Telekomunikasi,
- SMP Taruna Satria,
- SMP IT Badrul Islam,
- SMP Plus Terpadu,
- SMP IT Al-Muhajirin,
- SMP Tri Bhakti,
- SMP Pekerti Mulya,
- SMP Islam YLPI,
- SMP Masmur,
- SMP Tunas Karya,
- SMP Nurul Falah,
- SMP Yabri Terpadu,
- SMP Widya Graha,
- SMP PGRI,
- SMP Dwi Sejahtera,
- SMP IT Masmur 2 School,
- SMP Nurul Falah Kuli,
- SMP Muhammadiyah 5,
- SMP Islam Nurul Hidayah,
- SMP Plus At Thoiba,
- SMP Bukit Raya,
- SMP IT Darul Fiy Azkya, serta
- SMP IT Aziziyyah.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi calon peserta didik yang belum memperoleh tempat di sekolah negeri sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Baca Juga : SPMB SMP Negeri Pekanbaru Dibuka Hari Ini, Jalur Domisili Wajib Gunakan KK Minimal Terbit Satu Tahun
Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekanbaru.
Dengan dukungan sekolah swasta, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi anak yang terpaksa berhenti sekolah karena alasan biaya pendidikan.
"Ini untuk mendukung pendidikan berkualitas bagi penerus Kota Pekanbaru," pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta, Pemko Pekanbaru optimistis target menekan angka putus sekolah dapat tercapai sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat. (*)