Mahasiswa Kukerta Unri Hadirkan Smart Feed Berbasis IoT untuk Modernisasi Peternakan Ayam di Desa Tanjung

Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau 2026 memperkenalkan Smart Feed, alat pemberi pakan ayam otomatis berbasis IoT di Desa Tanjung, Kuantan Singingi. Inovasi ini memungkinkan peternak mengatur jadwal dan memantau pakan secara real-time untuk meningkatkan efisiensi usaha peternakan.

Mahasiswa Kukerta Unri Hadirkan Smart Feed Berbasis IoT untuk Modernisasi Peternakan Ayam di Desa Tanjung
Mahasiswa Kukerta Unri 2026 menghadirkan Smart Feed, alat pemberi pakan ayam otomatis berbasis IoT di Desa Tanjung. (Sumber: Kelompok Kukerta Unri Desa Tanjung)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri 2026 menghadirkan Smart Feed, alat pemberi pakan ayam otomatis berbasis IoT di Desa Tanjung.
  • Teknologi memungkinkan peternak mengatur jadwal dan memantau ketersediaan pakan secara real-time dari jarak jauh.
  • Inovasi ditujukan untuk meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus mendorong modernisasi sektor peternakan di tingkat desa.

RIAUCERDAS.COM, KUANTAN SINGINGI - Peternak ayam di Desa Tanjung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, kini diperkenalkan dengan teknologi pemberi pakan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Feed.

Inovasi tersebut dihadirkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) 2026 sebagai solusi untuk membantu pengelolaan usaha peternakan menjadi lebih efisien dan modern.

Smart Feed merupakan program yang dikembangkan mahasiswa Kukerta Unri Desa Tanjung 2026 di bawah koordinasi Ketua Kukerta, Muhammad Ilham.

Program ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong penerapan teknologi di sektor peternakan desa.

Desa Tanjung memiliki potensi pada peternakan ayam skala rumah tangga.

Namun, aktivitas pemberian pakan masih dilakukan secara manual sehingga dinilai kurang efisien, baik dalam pengaturan waktu maupun ketepatan takaran pakan.

Kondisi tersebut juga memengaruhi produktivitas peternak yang memiliki aktivitas lain di luar usaha peternakan, sementara pemanfaatan teknologi tepat guna di desa masih terbatas.

Melalui Smart Feed, peternak dapat mengatur jadwal pemberian pakan sekaligus memantau ketersediaan pakan secara real-time dari jarak jauh.

Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga konsistensi pertumbuhan ayam ternak.

Kepala Desa Tanjung, Fairus, A.Md, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dibawa mahasiswa Kukerta Unri. 

"Kami menyambut baik inovasi Smart Feed yang dihadirkan oleh mahasiswa Kukerta Unri di Desa Tanjung. Semoga alat ini dapat membantu masyarakat, khususnya peternak ayam, dalam mengelola usaha mereka dengan lebih efisien dan modern," terang Fairus.

Ketua Kukerta Unri Desa Tanjung 2026, Muhammad Ilham, mengatakan program tersebut merupakan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Ia berharap Smart Feed tetap dimanfaatkan oleh warga Desa Tanjung setelah program Kukerta selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (rls)