Mahasiswa Kukerta Unri Terapkan Kelas Tematik di SDN 011 Pulau Kedundung
Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau 2026 menggelar program Kelas Tematik di SDN 011 Pulau Kedundung, Kuantan Singingi. Program ini menghadirkan materi berbeda di setiap jenjang kelas, mulai dari pembentukan cita-cita, ekosistem laut, literasi keuangan, hingga pelestarian budaya lokal.
RINGKASAN BERITA:
- Mahasiswa Kukerta Unri menghadirkan Kelas Tematik dengan materi berbeda di setiap jenjang kelas sesuai kebutuhan siswa.
- Siswa belajar beragam tema mulai dari cita-cita, ekosistem laut, literasi keuangan, hingga sejarah melalui permainan tradisional dan Pacu Jalur.
- Metode pembelajaran interaktif membuat siswa lebih aktif berdiskusi dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah.
RIAUCERDAS.COM, KUANTAN SINGINGI - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) 2026 menghadirkan metode pembelajaran tematik bagi siswa SDN 011 Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Program tersebut dirancang dengan materi yang berbeda di setiap tingkat kelas sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menumbuhkan karakter dan wawasan siswa sejak dini.
Kegiatan sosialisasi dan mengajar bertajuk Kelas Tematik itu dilaksanakan mahasiswa Kukerta Unri Desa Pulau Kedundung dengan pendekatan yang disesuaikan dengan perkembangan serta kemampuan belajar masing-masing jenjang.
Kehadiran mahasiswa menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif sehingga mendorong partisipasi aktif para siswa di dalam kelas.
Ketua Kukerta Desa Pulau Kedundung, Safrin Nada Ramdani dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026) mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa melalui sektor pendidikan.
"Kami melihat pendidikan adalah pondasi utama. Oleh karena itu, setiap kelas kami berikan fokus yang berbeda. Di Kelas 3, kami membawakan tema Pembentukan Cita-Cita di Usia Dini. Tujuannya adalah memotivasi anak-anak agar berani bermimpi besar dan mengenalkan berbagai macam profesi agar pandangan mereka lebih luas," ujarnya.
Untuk siswa Kelas 4, mahasiswa menyelenggarakan Kelas Pesisir: Mengenal Kehidupan Bawah Laut.
Melalui materi tersebut, siswa diperkenalkan pada keanekaragaman hayati laut sekaligus pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Edukasi ini mendapat respons antusias karena memberikan pengetahuan baru mengenai kekayaan ekosistem laut Indonesia.
Sementara itu, Kelas 5 memperoleh materi Literasi Keuangan yang membahas pengenalan nilai uang, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung melalui celengan, hingga simulasi berbelanja secara bijak.
Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara hemat dan bertanggung jawab sejak usia dini.
Berbeda dengan kelas lainnya, pembelajaran di Kelas 6 difokuskan pada pengenalan sejarah melalui permainan tradisional khas Kuansing dan Riau.
Siswa diajak mengenal sekaligus mempraktikkan permainan Sepak Rago, Suruk-surukan, serta mempelajari sejarah dan filosofi tradisi Pacu Jalur sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.
Program Kelas Tematik juga memberikan dampak terhadap proses belajar di sekolah.
Pendekatan pembelajaran yang interaktif membuat siswa lebih aktif bertanya dan menyampaikan pendapat, sehingga proses belajar tidak hanya berpusat pada teori, tetapi juga melalui praktik, simulasi, dan pengenalan budaya lokal.
Pihak SDN 011 Pulau Kedundung mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Unri dalam menghadirkan metode pembelajaran tersebut.
"Kehadiran adik-adik Kukerta sangat membantu dalam menambah ilmu pengetahuan siswa-siswi kami, dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan sehingga anak-anak tidak merasa bosan dalam belajar," terang Helmilinda, Kepala SDN 011 Pulau Kedundung.
Melalui program ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Unri menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di desa.
Program tersebut juga menjadi upaya mendorong pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan. (rls)