Enam Pelajar Riau Jalani Verifikasi Nasional Calon Paskibraka 2026 di Jakarta

Enam pelajar terbaik asal Riau resmi diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi dan verifikasi nasional Calon Paskibraka 2026. Pemerintah Provinsi Riau melalui Kesbangpol memastikan dukungan penuh selama proses seleksi yang berlangsung selama sembilan hari.

Enam Pelajar Riau Jalani Verifikasi Nasional Calon Paskibraka 2026 di Jakarta
Enam pelajar terbaik Riau resmi diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti verifikasi dan seleksi nasional Capaska 2026. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Enam pelajar terbaik Riau resmi diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti verifikasi dan seleksi nasional Capaska 2026.
  • Pemprov Riau menjamin pendampingan penuh, termasuk dukungan logistik dan akomodasi selama proses seleksi berlangsung.
  • Para peserta harus melewati tahapan ketat mulai dari tes kesehatan, psikotes, PBB, wawancara hingga sidang pantukhir untuk memperebutkan posisi di formasi inti Paskibraka pusat.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengirimkan enam pelajar terbaiknya untuk mengikuti tahapan verifikasi dan seleksi nasional Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tahun 2026 di Jakarta.

Para delegasi tersebut akan menjalani serangkaian pengujian ketat yang menjadi penentu lolos tidaknya mereka ke formasi Paskibraka tingkat pusat.

Pelepasan rombongan Capaska Riau dilaksanakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, di Ruang Rapat Kantor Kesbangpol Riau, Pekanbaru, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol dari Kabupaten Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.

Selain itu, para orang tua peserta juga hadir memberikan dukungan kepada putra-putri mereka yang akan mengikuti seleksi nasional.

Dalam kesempatan itu, Boby Rachmat menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan para pelajar tersebut menembus seleksi daerah dan menjadi wakil Provinsi Riau pada tahapan nasional.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau akan memberikan dukungan penuh selama peserta menjalani seluruh proses seleksi di Jakarta, termasuk kebutuhan logistik dan akomodasi.

"Adik-adik sekalian harus menanamkan di dalam dada bahwa kalian kini bukan lagi hanya membawa nama pribadi, keluarga, atau sekolah asal. Kalian memikul kehormatan dan nama baik seluruh masyarakat Provinsi Riau di kancah nasional. Jaga kebugaran fisik, kemantapan mental, kuatkan ibadah, dan tunjukkan karakter asli Bumi Lancang Kuning yang dikenal berintegritas, berdisiplin tinggi, serta santun berbudaya," tutur Boby.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam proses pembinaan dan seleksi calon Paskibraka, mulai dari jajaran Kesbangpol kabupaten/kota, pelatih hingga orang tua peserta yang terus memberikan dukungan dan motivasi.

Seleksi dan verifikasi nasional Calon Paskibraka 2026 dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 14 hingga 22 Juni 2026.

Kegiatan tersebut mempertemukan peserta terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia dalam proses standarisasi nasional.

Para peserta akan menjalani sejumlah tahapan penilaian, antara lain registrasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, psikotes, uji kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), penilaian minat dan bakat, wawancara kepribadian, hingga sidang pantukhir sebagai tahap penentuan akhir.

Provinsi Riau optimistis keenam delegasinya mampu bersaing dan meraih posisi pada formasi inti Paskibraka tingkat pusat.

Adapun enam Calon Paskibraka Riau Tahun 2026 yang mengikuti seleksi nasional terdiri dari tiga putra dan tiga putri.

Untuk kategori putra, yakni Arkananta Fatih Dinata dari MAN 2 Pekanbaru mewakili Kota Pekanbaru, M. Alexandreano Ramadhan dari MAN 1 Kuantan Singingi mewakili Kabupaten Kuantan Singingi, serta Rizqy Aditya Siregar dari MAN IC Siak mewakili Kabupaten Siak.

Sementara kategori putri terdiri atas Arifa Rahma Maulydha dari SMAN 1 Keritang mewakili Kabupaten Indragiri Hilir, Nadya Dwi Putri Andani dari SMAN 2 Mandau mewakili Kabupaten Bengkalis, serta Raisa Dinda Agnia dari SMAN 2 Pekanbaru yang mewakili Kota Pekanbaru. (*)