ACFFEST 2026 Masuk Kampar, Bupati Dorong Edukasi Anti Korupsi Lewat Film

Pemkab Kampar mendukung gerakan antikorupsi melalui pemutaran film ACFFEST 2026 sebagai media edukasi kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

ACFFEST 2026 Masuk Kampar, Bupati Dorong Edukasi Anti Korupsi Lewat Film
Foto bersama Bupati Kampar, Ahmad Yuzar saat pembukaan Movie Day Riau 2026 dari Anti Corruption Film Festival (ACFFEST) bersama Komunitas Film Pekanbaru yang digelar Minggu (19/4/2026) di Balai Bupati Kampar. (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Kampar jadi lokasi pemutaran film ACFFEST 2026 di Riau
  • Edukasi antikorupsi dilakukan melalui pendekatan kreatif berbasis film
  • Bupati ajak masyarakat aktif bangun budaya integritas.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Upaya pemberantasan korupsi kini semakin melibatkan pendekatan kreatif melalui media film.

Kabupaten Kampar menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan pemutaran film dalam rangkaian Anti Corruption Film Festival yang bertujuan menanamkan nilai integritas kepada masyarakat.

Kegiatan bertajuk Movie Day Riau 2026 ini secara resmi dibuka oleh Ahmad Yuzar di Balai Bupati Kampar, Minggu (19/4/2026).

Acara tersebut turut melibatkan berbagai pihak, termasuk penyuluh antikorupsi serta jajaran pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa keikutsertaan Kampar dalam agenda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen daerah dalam memerangi korupsi melalui cara yang lebih edukatif dan inspiratif.

“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam upaya pemberantasan korupsi melalui media edukatif yang kreatif dan inspiratif,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa upaya melawan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kita semua harus bersatu padu untuk melawan korupsi, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui ACFFEST ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar dan berperan aktif dalam pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk membangun budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Mari kita bersama-sama membangun budaya anti korupsi demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ajak Ahmad Yuzar.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penyelenggaraan ACFFEST yang dinilai efektif sebagai sarana edukasi publik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai integritas dapat semakin tertanam di tengah masyarakat serta memperkuat gerakan antikorupsi, khususnya di Kabupaten Kampar. (*)