Bupati Rohul Minta ASN Tingkatkan Pelayanan Publik, Sebut Wujud Nyata Pengamalan Pancasila

Bupati Rokan Hulu Anton menegaskan bahwa pelayanan publik yang profesional dan berorientasi kepada masyarakat merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Rohul.

Bupati Rohul Minta ASN Tingkatkan Pelayanan Publik, Sebut Wujud Nyata Pengamalan Pancasila
Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM di dampingi Wakil Bupati Syafaruddin Poti SH MM foto bersama Forkopimda usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Bupati Rohul menegaskan pelayanan publik yang prima merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
  • ASN diminta bekerja sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelayanan.
  • Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong, dan komitmen pembangunan daerah.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan publik yang profesional dan maksimal merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan Anton saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin (1/6/2026).

Dalam arahannya, Anton menegaskan bahwa aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab strategis untuk menghadirkan pelayanan yang berintegritas, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik merupakan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam aspek kehidupan," kata Bupati Anton.

Ia menilai keberhasilan penerapan Pancasila tidak hanya tercermin melalui simbol dan peringatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.

"Dalam pemerintahan dan pelayanan publik, laksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku dan berikan pelayanan yang prima, terbaik, serta maksimal kepada masyarakat. Itu merupakan bagian dari wujud pelaksanaan nilai-nilai Pancasila," kata dia.

Selain menyoroti pelayanan publik, Bupati Anton juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai utama Pancasila harus terus dipelihara untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Upacara Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti SH MM, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hadir pula staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah, camat, ASN, pimpinan perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila, mahasiswa, hingga pelajar.

Pada kesempatan itu, bupati juga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, disebut mencerminkan peran penting Pancasila dalam menjaga persatuan Indonesia sekaligus memberikan kontribusi bagi terciptanya perdamaian global.

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh dan disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," demikian kutipan amanat Kepala BPIP yang dibacakan Bupati Anton.

Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rohul berharap semangat pengamalan Pancasila dapat semakin mengakar dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan persatuan, dan percepatan pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat yang maju, damai, dan sejahtera. (*)