Dorong Pangan Lokal Bergizi, Mahasiswa Kukerta UNRI Kenalkan Susu Jagung kepada Ibu Balita di Kampar

Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau mengedukasi ibu balita di Desa Batang Batindih, Kabupaten Kampar, tentang pengolahan jagung menjadi susu jagung. Program ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif minuman bergizi bagi keluarga.

Dorong Pangan Lokal Bergizi, Mahasiswa Kukerta UNRI Kenalkan Susu Jagung kepada Ibu Balita di Kampar
Mahasiswa Kukerta Unri mengajarkan cara membuat susu jagung sebagai alternatif minuman bergizi bagi keluarga.

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri mengajarkan cara membuat susu jagung sebagai alternatif minuman bergizi bagi keluarga.
  • Sebanyak 33 ibu balita mengikuti edukasi dan praktik pengolahan jagung di Posyandu Dusun 1 Desa Batang Batindih.
  • Program mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal untuk meningkatkan gizi keluarga sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemanfaatan jagung sebagai minuman bergizi bagi keluarga menjadi fokus kegiatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) di Desa Batang Batindih, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar.

Melalui edukasi dan demonstrasi pembuatan susu jagung, mahasiswa mengajak masyarakat memaksimalkan potensi pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi balita.

Kegiatan yang digelar di Posyandu Dusun 1 pada Selasa (14/7/2026) itu diikuti oleh 33 ibu balita beserta anak-anak mereka.

Program tersebut merupakan bagian dari tema "Kukerta Berdampak Unri Membangun Kampung 2026", yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok Kukerta Desa Batang Batindih yang beranggotakan Yoga Bayu Setiawan, Naila Arini Putri, Nabila Millania, Allysha Gusri Fadillah, Sely Novia Fitri, Azhila Shalsa Divani, Aulia Fitri Handayani, Zaatfan Waruwu, Silvia Andriani, dan Zikri Fajrin.

Program tersebut dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Resdati, S.Sos., M.Si., serta bekerja sama dengan Kader Posyandu Dusun 1 Desa Batang Batindih.

Selain memperkenalkan manfaat jagung bagi kesehatan, mahasiswa juga memberikan materi mengenai kandungan gizi jagung dan pentingnya memanfaatkan hasil pertanian lokal sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan sambutan Ketua Kelompok Kukerta serta Ketua Posyandu Dusun 1, Supriani.

Selanjutnya, Aulia dan Naila menyampaikan materi mengenai kandungan gizi jagung, sebelum Silvia memandu demonstrasi pembuatan susu jagung menggunakan bahan sederhana berupa jagung, susu full cream, air, dan gula sesuai selera.

Setelah proses pembuatan selesai, para peserta diajak mencicipi hasil olahan susu jagung sembari mendapatkan penjelasan mengenai kandungan gizi, cita rasa, serta cara penyimpanan agar kualitas minuman tetap terjaga.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi.

Ibu-ibu peserta posyandu memperhatikan materi dan demonstrasi, sementara sejumlah balita yang hadir juga terlihat menyukai susu jagung hingga meminta tambahan.

Ketua Posyandu Dusun 1, Supriani, mengapresiasi kegiatan edukasi yang diberikan mahasiswa Kukerta Unri.

Menurutnya, pengetahuan tersebut dapat diterapkan oleh para ibu sebagai salah satu pilihan minuman bergizi bagi keluarga.

"Semoga ilmu tentang susu jagung yang kita dapat hari ini bisa kita praktikkan di rumah ya ibu-ibu yaa untuk menambah kesehatan juga kan yaa," ujar Supriani.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Kukerta Berdampak Unri berharap masyarakat Desa Batang Batindih semakin terdorong mengolah jagung menjadi produk bernilai tambah yang bergizi, mudah dibuat, serta mampu mendukung pemenuhan gizi keluarga sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di desa. (*)

NB: Artikel ini merupakan kiriman dari mahasiswa Kukerta Unri kepada redaksi.