120 Personel Tim Sapa Motoris Satpol PP Mulai Berpatroli di Pekanbaru

Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan Tim Sapa Motoris Satpol PP yang diperkuat 120 personel untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan Perda. Tim ini mengedepankan pendekatan humanis saat melakukan patroli, penertiban PKL, hingga pencegahan gangguan ketertiban umum.

120 Personel Tim Sapa Motoris Satpol PP Mulai Berpatroli di Pekanbaru
Wali Kota Agung Nugroho melepas 120 personel Tim Sapa Motoris Satpol PP yang mulai berpatroli untuk memperkuat penegakan Perda di Kota Pekanbaru, Jumat (17/7/2026). (Sumber: pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 120 personel Tim Sapa Motoris Satpol PP mulai berpatroli untuk memperkuat penegakan Perda di Kota Pekanbaru.
  • Tim akan menyasar lokasi balap liar, gelandangan dan pengemis, serta menertibkan PKL yang berjualan di tempat yang tidak semestinya.
  • Wali Kota Agung Nugroho menegaskan penegakan Perda dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengoperasikan Tim Sapa Motoris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diperkuat 120 personel untuk memperluas pengawasan ketertiban umum di berbagai wilayah kota.

Tim tersebut diharapkan mampu menjalankan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.

Peluncuran Tim Sapa Motoris dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di Stadion Utama Riau, Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, Jumat (17/7/2026).

Agung mengatakan, personel motoris akan berpatroli secara rutin dengan menyambangi berbagai titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Mereka bertugas menyapa masyarakat dan berkeliling kota. Mereka menyasar tempat yang menjadi aksi balap liar, tempat yang adanya gelandangan dan pengemis," ujar Agung.

Menurutnya, sistem patroli akan dilakukan secara bergantian dalam beberapa jam sehingga pengawasan dapat menjangkau lebih banyak kawasan di Kota Pekanbaru.

Selain melakukan pengawasan terhadap aksi balap liar serta keberadaan gelandangan dan pengemis, tim juga akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Tentu arahnya untuk penegakan Perda, agar kota lebih tertib, dan penertibannya lebih humanis dengan Tim Sapa Motoris Satpol PP ini," terangnya.

Agung berharap pembentukan Tim Sapa Motoris dapat memperkuat hubungan antara petugas Satpol PP dan masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih persuasif, penegakan Perda diharapkan berjalan efektif tanpa mengedepankan tindakan kekerasan. (*)