Pekanbaru Buka Waste Station Jelang Lebaran 2026, Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang

Pemerintah Kota Pekanbaru membuka Waste Station pertama di RTH depan rumah dinas wali kota. Warga bisa menukarkan sampah menjadi poin yang dapat dikonversi menjadi uang melalui aplikasi.

Pekanbaru Buka Waste Station Jelang Lebaran 2026, Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengoperasikan stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah (Waste Station) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (Sumber: pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemko Pekanbaru membuka Waste Station jelang Lebaran 2026.

  • Warga dapat menukar sampah menjadi poin yang dikonversi ke uang elektronik.

  • Tahap awal disiapkan 10 lokasi Waste Station di berbagai titik kota.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengoperasikan stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah (Waste Station) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat menukar sampah menjadi nilai ekonomi.

Waste Station pertama direncanakan beroperasi pada 20 Maret 2026 dan berlokasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan persiapan operasional fasilitas tersebut sudah hampir rampung.

“Waste station insyaaAllah satu titik akan beroperasi sebelum Lebaran di RTH depan rumah wali kota,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, progres pembangunan Waste Station tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dan saat ini dalam tahap penyelesaian akhir.

Ia menambahkan, pada tahap awal pemerintah menyiapkan 10 titik Waste Station yang akan tersebar di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain RTH Kaca Mayang, Wisata Alam Mayang, TRC Pekanbaru AMAN 112, Stadion Utama Riau, Taman MPP, MPP, seberang Polda Riau, STC, Pasar Panam, dan Simpang 4 Rumbai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan masyarakat dapat mulai memanfaatkan fasilitas tersebut dalam waktu dekat.

“Insyaallah sebelum lebaran ini satu Waste Station sudah bisa beroperasi. Masyarakat bisa menukarkan sampah di sana,” katanya.

Ia menjelaskan, berbagai jenis sampah rumah tangga dapat ditukarkan, seperti plastik, kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, hingga elektronik bekas.

Mekanismenya, warga membawa sampah ke lokasi untuk ditimbang, kemudian berat sampah akan dikonversi menjadi poin.

“Poin itu kalau sudah banyak baru ditukar menjadi uang elektronik atau saldo ke aplikasinya,” jelas Reza.

Untuk memantau poin dan proses penukaran, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Rekosistem yang dapat diunduh melalui perangkat ponsel.

Pemko Pekanbaru berharap kehadiran Waste Station ini dapat mendorong kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi dari limbah rumah tangga. (*)