HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Beberkan 7 Fokus Pembangunan dan Capaian 16 Bulan Pemerintahan

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan berbagai capaian pembangunan selama 1 tahun 4 bulan terakhir dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Mulai dari peningkatan PAD, perbaikan infrastruktur, penanganan stunting, hingga uji coba bus listrik menjadi sorotan utama.

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Beberkan 7 Fokus Pembangunan dan Capaian 16 Bulan Pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Pekanbaru dalam rangka Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026). (Sumber: Diskominfotiksan Pekanbaru)

RINGKASAN BERITA:

  • PAD Pekanbaru melonjak dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun dalam satu tahun dan mendapat apresiasi dari Mendagri.
  • Pemko Pekanbaru berhasil memperbaiki 42 kilometer jalan, melampaui target awal 20 kilometer.
  • Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan I 2026 mencapai 7,9 persen, didukung sektor perdagangan, jasa, investasi, dan konsumsi masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Momentum Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru dimanfaatkan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyampaikan laporan perkembangan pembangunan kepada masyarakat.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Pekanbaru, Selasa (23/6/2026), Wali Kota Agung Nugroho menguraikan sejumlah capaian dan program strategis yang telah dijalankan selama 16 bulan terakhir.

Menurut Agung, penyampaian capaian tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat atas berbagai program yang telah dan sedang dilaksanakan.

"Karena bagi kami, pembangunan bukan sekedar tentang apa yang direncanakan, tapi tentang apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, dan yang akan terus disempurnakan ke depan," kata dia.

Rapat paripurna Hari Jadi Pekanbaru yang berlangsung di Gedung DPRD Pekanbaru dipimpin Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakil Wali Kota Markarius Anwar, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru periode 2012–2022 Firdaus dan Ayat Cahyadi, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Agung menyebut penguatan tata kelola keuangan daerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah kota.

Langkah penataan dan efisiensi anggaran yang dilakukan disebut berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

PAD dari sektor pajak tercatat meningkat dari Rp800 miliar pada 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025.

"Ini bukan sekedar angka, tapi menjadi cerminan bahwa Pekanbaru sedang bergerak menuju daerah yang semakin mandiri dan semakin mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki," ujar Agung.

Keberhasilan tersebut, lanjut Agung, juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menilai strategi peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Selain sektor keuangan, pemerintah kota juga menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas.

Sepanjang 2025, Pemko Pekanbaru berhasil melakukan perbaikan jalan sepanjang 42 kilometer melalui program pengaspalan ulang atau overlay.

"Ini melebih dari target kita awal yang kita tetapkan sepanjang 20 kilometer," ungkap Wako.

Di bidang lingkungan hidup, Pemko Pekanbaru memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di 83 kelurahan.

Program Gerakan Pekanbaru Bersih dan penanaman pohon juga terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Sementara pada sektor pembangunan sumber daya manusia, pemerintah menjalankan program Zero Anak Putus Sekolah dan Zero Stunting.

Selama 2025, sebanyak 1.778 anak berhasil dikembalikan ke dunia pendidikan, sementara sekitar 3.000 kasus stunting telah ditangani.

Pemko Pekanbaru juga memperluas program sosial melalui pelaksanaan nikah massal gratis bagi 71 pasangan, peningkatan jangkauan bantuan sosial, serta penguatan dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada aspek pelayanan publik, pemerintah menghadirkan Mobil AMAN untuk mendekatkan layanan administrasi kepada masyarakat.

Berbagai inovasi lain juga dilakukan, termasuk penyederhanaan proses persetujuan bangunan gedung dan penyediaan akses internet gratis.

Untuk mendukung visi kota modern dan berkelanjutan, Pemko Pekanbaru mulai melakukan uji coba operasional bus listrik pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik ramah lingkungan.

Agung menilai berbagai program tersebut mulai menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan pertama 2026 mencapai 7,9 persen yang ditopang peningkatan aktivitas perdagangan, jasa, investasi, dan konsumsi masyarakat.

"Alhamdulillah, berbagai upaya dan langkah yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan," tandasnya. (*)