Program PONDASI Mahasiswa KKN Unri Percantik Desa Siberakun

Mahasiswa KKN Universitas Riau menghadirkan Program PONDASI di Desa Siberakun, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Program ini mencakup pembangunan gapura desa, pembatas dusun, plang edukasi sampah, penyediaan tong sampah, serta revitalisasi Taman TOGA sebagai upaya mendukung penataan lingkungan desa.

Program PONDASI Mahasiswa KKN Unri Percantik Desa Siberakun
Mahasiswa KKN Unri membangun gapura desa, pembatas dusun, dan fasilitas kebersihan melalui Program PONDASI di Desa Siberakun. (Sumber: Kelompok KKN Unri Desa Siberakun)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa KKN Unri membangun gapura desa, pembatas dusun, dan fasilitas kebersihan melalui Program PONDASI di Desa Siberakun.
  • Program dilengkapi plang edukasi penguraian sampah, penyediaan tong sampah, serta revitalisasi Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
  • Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gotong royong bersama pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat untuk mendukung penataan lingkungan berkelanjutan.

RIAUCERDAS.COM, KUANTAN SINGINGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (Unri) Tahun 2026 menghadirkan Program PONDASI sebagai langkah mendukung penataan lingkungan di Desa Siberakun, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. 

Selama masa pengabdian, mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat membangun sejumlah fasilitas yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.

Program yang berlangsung pada 22 Juni hingga 1 Agustus 2026 itu meliputi pembangunan gapura desa, pembatas dusun, pemasangan plang edukasi penguraian sampah, penyediaan tong sampah, serta perbaikan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Seluruh kegiatan merupakan hasil observasi lapangan dan diskusi mahasiswa dengan Pemerintah Desa Siberakun terkait kebutuhan penataan lingkungan sekaligus penyediaan fasilitas umum.

Ketua KKN Unri Desa Siberakun, Rizky Arya Ramadhan, mengatakan Program PONDASI dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa.

Program PONDASI, terangnya, disusun berdasarkan hasil observasi dan koordinasi bersama pemerintah desa serta masyarakat.

Pihaknya melihat bahwa Desa Siberakun membutuhkan beberapa fasilitas pendukung, seperti gapura sebagai identitas desa, pembatas dusun, plang urai sampah untuk edukasi lingkungan, tong sampah, serta perbaikan Taman TOGA agar kembali tertata dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Harapan kami, seluruh fasilitas yang telah dibangun dan diperbaiki ini dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujarnya.

Sebagai bagian dari program tersebut, mahasiswa membangun gapura yang menjadi penanda sekaligus identitas Desa Siberakun.

Selain itu, pembatas dusun juga didirikan agar batas wilayah lebih jelas dan mudah dikenali oleh masyarakat maupun pendatang.

Untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, mahasiswa memasang plang edukasi mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah.

Informasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

Mahasiswa juga menyediakan tong sampah di sejumlah titik guna mendorong kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Tak hanya itu, Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang sebelumnya mulai kurang terawat turut direvitalisasi.

Perbaikan dilakukan dengan membersihkan area taman, menata kembali tanaman obat, memperbaiki media tanam, serta memasang papan nama tanaman sehingga taman dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan sumber tanaman obat keluarga.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong bersama pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan warga Desa Siberakun.

Penjabat Kepala Desa Siberakun, Erwe Irta Yendi, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan Program PONDASI yang dinilai memberikan manfaat bagi penataan lingkungan desa.

Erwe mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unri yang telah melaksanakan Program PONDASI di Desa Siberakun. 

Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memperindah lingkungan melalui pembangunan gapura dan pembatas dusun, tetapi juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan melalui penyediaan tong sampah, plang edukasi pengelolaan sampah, serta perbaikan Taman TOGA. 

"Kami berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dan diperbaiki dapat dijaga serta dimanfaatkan bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Mahasiswa KKN Unri berharap Program PONDASI tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, dan mewujudkan lingkungan desa yang lebih tertata serta berkelanjutan. (rls)